Siti juga menyebut bahwa tidak ada kendala teknis dari pihak sekolah. Namun, sempat ada keluhan dari orang tua terkait sistem online yang lambat.
“Kita upload berkas bisa, cuma tidak tersimpan. Akhirnya harus diulang lagi terus-terusan. Bisa sampai akhir, pas klik daftar itu ternyata tidak bisa,” katanya.
Meski begitu, kendala tersebut menurutnya sudah dapat diatasi. Hari ini, proses pendaftaran berjalan lebih lancar dibanding hari sebelumnya.
Baca Juga:Menag Dinilai Bertanggung Jawab, Komnas Puji Sikap Gentle atas Kekurangan Haji 2025Kelanjutan Kasus Dugaan Jual Beli Kursi di SMP, Wali Kota Bandung Bakal Menghadap ke Kementerian Pendidikan
“Kita juga tadi lihat di data operator, daftar yang sudah masuk itu sudah lebih banyak dari hari kemarin,” ucapnya.
SMAN 2 Cimahi juga menyediakan layanan bantuan pendaftaran secara langsung bagi orang tua yang kesulitan dalam proses online. Di ruang operator, pihak sekolah menyediakan komputer, dua layar monitor, printer, dan scanner yang bisa digunakan secara gratis.
“Kita ada operator yang membantu pendaftaran orang tua jika ada kendala. Orang tua juga bisa lihat data yang di-input di depannya,” katanya.
Layanan ini berlangsung setiap hari kerja dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Namun, sering kali diperpanjang menyesuaikan kebutuhan di lapangan.
Terkait kerja sama, SMAN 2 Cimahi masih menjalankan MOU dengan Kodam, di mana sebagian kuota juga dialokasikan untuk anak-anak dari keluarga militer.
“Ya dari 288, sisanya MOU Kodam,” jelas Siti.
Ia juga mengungkapkan bahwa jalur SKTM masih menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang tua karena keterbatasan teknologi.
“Biasanya kalau melihat evaluasi dari setiap tahun PPDB itu, yang kesulitan itu yang jalur SKTM ya. Itu mungkin karena keterbatasan teknologi dan lain-lain. Kami bantu di sini dengan operator,” ungkapnya.
Baca Juga:SPMB 2025: Sistem Error, Orang Tua PanikKlaim Jumlah Lansia Terlantar Berkurang, Pemkot Bandung Tawarkan Skema Tanpa APBD
Namun, ia menilai situasi tahun ini jauh lebih baik karena sebagian besar SMP asal sudah membantu siswanya untuk memindai dokumen pendaftaran.
“Sehingga bisa langsung daftar, yang penting membawa berkas lengkap,” tutupnya. (Mong)
