JABAR EKSPRES – Sejumlah perjalanan kereta api Commuter Line Bandung Raya mengalami keterlambatan signifikan, pada Rabu 11 Juni 2025.
Kondisi ini mengakibatkan sejumlah penumpang membatalkan perjalanan menggunakan kereta api dan beralih ke transportasi lain seperti mobil, motor, hingga ojek online, lantaran jadwal keberangkatan ngaret hingga 1 jam.
Di Stasiun Padalarang misalnya, jadwal keberangkatan kereta Bandung Raya yang semestinya pukul 08:25 WIB, justru kereta tak kunjung datang sesuai jadwal.
Baca Juga:Proyek Drainase Rancaekek Mangkrak Sejak Maret, Warga Terpaksa Bangun Jembatan DaruratKPK Mulai Lelang 81 Barang Sitaan, dari Rumah Mewah hingga Baju Sutra Rp5.700
Berdasarkan layar live tracing di Stasiun Padalarang, kereta Commuter Line baru sampai di Stasiun Kiaracondong. Sehingga diestimasi tiba di Stasiun Padalarang pukul 9:41 WIB.
“Jadwalnya pemberangkatan terlambat. Mestinya 08:25 WIB berangkat dari Padalarang. Tadi saya lihat keretanya baru sampai Kiaracondong. Kata petugas ada gangguan kereta mogok,” kata Teten, 45 tahun, salah seorang penumpang di Stasiun Padalarang.
Karena keterlambatan yang cukup lama, Teten memilih menggunakan ojek online untuk mengejar waktu masuk kerja di wilayah Kota Bandung.
“Mau gak mau pakai ojek online aja, karena kalau menunggu sampai 09:41 WIB saya telat masuk kerja. Memang ongkosnya jadi lebih mahal, tapi mau gimana lagi,” jelas Teten.
Keterlambatan jadwal Commuter Line membuat para penumpang kecewa. Pasalnya, kondisi ini mengakibatkan warga telat masuk kerja dan tanpa pemberitahuan perubahan jadwal dari pihak KAI.
Kekecewaan serupa juga diungkapkan Rini (30), penumpang lainnya. Ia mengaku sudah menunggu lebih dari dua jam di Stasiun Padalarang tanpa informasi yang jelas mengenai jadwal keberangkatan.
“Tadi menunggu di sini 2 jam lebih karena datang lebih awal. Kirain mau berangkat, tapi harus nunggu lagi. Karena gak ada kepastian sekarang mau pakai angkot lalu Bus DAMRI aja,” papar Rini, 30 tahun, penumpang lainnya.
Baca Juga:Tanggapi Tuntutan Jaksa, Kuasa Hukum Ema Sumarna Siapkan Nota PembelaanMusdes Koperasi Merah Putih Nyaris Tuntas, Jangkau Hampir Seluruh Wilayah Jabar
Menanggapi keluhan para penumpang, Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, membenarkan adanya keterlambatan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa gangguan disebabkan oleh kerusakan teknis pada rangkaian kereta api Mutiara Selatan, yang berdampak pada operasional Commuter Line Bandung Raya.
“Dapat disampaikan penyebab keterlambatan perjalanan Commuter Line Bandung Raya dikarenakan adanya gangguan sarana pada kereta Mutiara Selatan,” ucapnya saat dihubungi. (Wit)
