Warga Sariwangi Parongpong Keluhkan Gelapnya Tanjakan Endog, Harapkan Penerangan Jalan Umum Segera Dipasang

Kondisi Tanjakan Endog, Desa Sari wangi, Bandung Barat yang Gelap (Mong)
Kondisi Tanjakan Endog, Desa Sari wangi, Bandung Barat yang Gelap (Mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sejumlah warga di Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengeluhkan minimnya penerangan di sekitar Tanjakan Endog, sebuah titik jalan yang rawan kecelakaan terutama saat malam hari. Warga berharap pemerintah segera memasang Jalan Penerangan Umum (JPU) di kawasan tersebut.

Kondisi gelap gulita saat malam menjadi keluhan utama warga. Berdasarkan pantauan di lapangan, hanya terdapat satu lampu jalan di tanjakan yang menghubungkan dua jalur padat warga tersebut.

Padahal, arus kendaraan roda dua dan empat cukup sering melintas, bahkan hingga larut malam.

Baca Juga:Vinicius Junior Tolak Godaan Arab, Siap Jadi Raja di Real Madrid hingga 2030Komisi IX DPR RI Salurkan PMT dan Sarana Air Bersih untuk Warga Kabupaten Bandung

Budi (48), salah seorang warga Desa Sariwangi, mengatakan bahwa sudah bertahun-tahun area tanjakan tersebut dibiarkan gelap tanpa penerangan memadai.

“Kalau malam itu gelap sekali, apalagi kalau ada kendaraan dari atas yang lampunya mati, tidak kelihatan sama sekali. Sangat berbahaya,” ungkap Budi kepada wartawan, Selasa (10/6/2025).

Ia berharap pihak terkait segera memasang lampu jalan demi keselamatan pengguna jalan, khususnya warga sekitar yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk beraktivitas.

Budi dan warga lainnya menyarankan agar pemasangan JPU diprioritaskan di titik-titik gelap dan berisiko tinggi seperti Tanjakan Endog.

Selain itu, pemasangan rambu lalu lintas dan cermin tikungan juga dinilai penting sebagai penunjang keselamatan.

“Saya selaki warga sini berharap pemerintah cepat tanggap, jangan sampai ada korban jiwa dulu baru diperhatikan,” harap Budi.

Senada dengan itu, Heri (57), warga lainnya yang tinggal tidak jauh dari lokasi, mengaku pernah mengalami insiden kecelakaan ringan akibat kondisi jalan yang gelap.

Baca Juga:Waduh! ASN Disdik Kabupaten Bogor Diduga Selingkuh, Anaknya Curhat di MedsosKurban Jadi Momen Berbagi dan Silaturahmi Wakil Rakyat

“Waktu itu saya jatuh gara-gara ada motor dari atas tidak nyalain lampu, saya enggak lihat dia datang. Untung cuma lecet, tapi itu bahaya banget,” tutur Heri.

Tanjakan Endog bukan hanya jalur perlintasan antara Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi.

Selain rawan tabrakan antar kendaraan, kondisi jalan yang cukup menanjak dan minim marka membuat situasi semakin riskan.

Budi, menambahkan kondisi jalan akan semakin berbahaya saat hujan turun deras. Menurutnya, jalan tanjakan yang curam membuat permukaan jalan menjadi sangat licin dan rentan menyebabkan kecelakaan.

0 Komentar