Dia juga menyebut bahwa kecelakaan kecil kerap terjadi saat malam dan musim hujan.
“Kalau hujan, banyak yang tergelincir karena jalannya licin. Apalagi gelap, lebih baik putar arah saja,” ungkap Heri.
Namun demikian, Heri menuturkan bahwa jalur alternatif melalui Jalan Terusan Gegerkalong atau yang biasa disebut Jalan Lembur Tengah juga tidak jauh berbeda kondisinya. Minimnya penerangan dan kondisi jalan yang rusak menjadi kendala serupa.
Baca Juga:Vinicius Junior Tolak Godaan Arab, Siap Jadi Raja di Real Madrid hingga 2030Komisi IX DPR RI Salurkan PMT dan Sarana Air Bersih untuk Warga Kabupaten Bandung
“Muter juga percuma, jalannya gelap dan rusak. Kalau hujan, genangan air menutup jalan berlubang, jadi makin berbahaya,” jelasnya.
Heri dan warga lainnya berharap Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) dapat lebih memperhatikan kondisi fasilitas umum, terutama di wilayah Desa Sariwangi yang menurutnya berada di perbatasan antara Kota Bandung, Kota Cimahi, dan KBB.
“Harapannya sih pemerintah lebih memperhatikan kami di Sariwangi. Ini kan jalur lintasan banyak orang, jadi harusnya lebih diperhatikan,” pungkas Heri.
Warga berharap Pemerintah Desa Sariwangi atau Dinas Perhubungan KBB bisa turun tangan melakukan survei dan segera merealisasikan pemasangan JPU di titik rawan tersebut. (Mong)
