“Kami memapping ulang rencana reaktivasi CFD. Ada beberapa hal yang menjadi catatan khusus,” ucap dia.
Hasil rapat Forum Lalu Lintas lebih mengarah pada pematangan peta konsep, mengingat kegiatan CFD di Kota Bogor telah vakum selama lima tahun.
“Langkah lanjutannya, kami akan sowan ke beberapa titik lokasi yang memiliki aktivitas rutin seperti gereja, Pusdikzi, dan Kodim. Kami ingin memastikan CFD tidak mengganggu kegiatan ibadah maupun aktivitas kedaruratan,” tegas Dimas.
Baca Juga:Pansus VIII Dibentuk, BUMD Jabar Terancam Dibubarkan atau MergerKPAID Petakan Trauma 13 Korban Kekerasan Seksual oleh Mahasiswa di Ciamis
Dia menekankan, pentingnya melakukan sosialisasi awal kepada masyarakat sebelum CFD kembali diaktifkan. Selain melalui media sosial, pihaknya berencana melakukan roadshow ke tingkat kecamatan.
“Kami akan melakukan pemetaan situasi dan meminta tanggapan publik terkait rencana reaktivasi ini, khususnya jika kembali dilakukan di segmen Jalan Sudirman,” imbuhnya.
Hingga saat ini, lanjut Dimas, perencanaan CFD masih mengacu pada surat keputusan lama yang menetapkan Jalan Sudirman sebagai lokasi kegiatan. Namun demikian, pihaknya tetap membuka peluang jika ada usulan lokasi alternatif yang dinilai lebih layak. (YUD)
