Tambah Dua SMP Negeri Baru, Pemkot Bogor Kekurangan Guru

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim beserta jajaran saat meninjau proyek pembangunan gedung SDN Cimahpar 3 di area SMPN 23, Kecamatan Bogor Utara. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim beserta jajaran saat meninjau proyek pembangunan gedung SDN Cimahpar 3 di area SMPN 23, Kecamatan Bogor Utara. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

Menurutnya, sistem ini juga sebagai jawaban dari tantangan terhadap kekurangan guru, tenaga pengajar yang memang masih sangat kurang.

Sebab pembangunan fisik, infrastruktur tanpa disertai jumlah guru, memang tidak mungkin atau akan mustahil proses pembelajaran bisa dilakukan. Namun kekurangan dan kelemahan ini akan diisi dengan teknologi.

InsyaAllah ke depan kita jadikan Kota Bogor sebagai kota yang menerapkan sistem teknologi pembelajaran jarak jauh untuk SD maupun SMP,” tukas Dedie.

Baca Juga:Dua Tahun Berturut Opini WDP, Fiskal Pangandaran Dipertanyakan!Ini 2 Tersangka Sebabkan Longsor di Gunung Kuda Cirebon!

Diketahui, ada sekitar 20 guru di Kota Bogor yang pensiun dalam setiap bulannya yang jika diakumulasi dalam satu tahun terdapat 240 guru yang pensiun.

Jumlah itu tergolong tidak ideal dengan kebutuhan guru di Kota Bogor yang mencapai 800 hingga 1.000, namun di sisi lain penerimaan PNS melalui CPNS saat ini menerapkan sistem Zero Growth. (YUD)

0 Komentar