Bupati Bogor Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan, RSUD Parung Siap Dipercepat Pembangunannya

Pemkab Bogor siap percepat pembangungan RSUD Parung
Pemkab Bogor siap percepat pembangungan RSUD Parung
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan akan terus terus mendorong pemerataan fasilitas kesehatan demi menjamin hak kesehatan bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.

Salah satunya dengan mempercepat memproses pembangunan RSUD Parung yang saat ini masih dalam tahap klinik.

Hal itu disampaikan Bupati Bogor saat menghadiri kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Yayasan Pena 98 di Rumah Sakit Pena, Sabtu (24/5) kemarin.

Baca Juga:Peningkatan PAD Ciamis Terhambat, Pemda Didorong Buka Ruang KolaborasiBanjir Landa Panumbangan, Bupati Ciamis dan BBWS Citanduy Galang Penanganan Darurat

Rudy menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam upaya memperluas jangkauan layanan kesehatan, khususnya di wilayah utara Kabupaten Bogor yang hingga saat ini belum memiliki rumah sakit pemerintah.

“Kita sedang memproses pembangunan RSUD Parung yang saat ini masih dalam tahap klinik. Insya Allah dalam beberapa tahun ke depan dapat terealisasi menjadi rumah sakit daerah,” ujarnya, Minggu (25/5).

Ia menyampaikan, pemerintah daerah terus berupaya menjalin sinergi dengan rumah sakit swasta guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang optimal.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam percepatan peningkatan infrastruktur kesehatan di wilayah yang masih terbatas pelayanannya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Rudy Susmanto juga menyambut baik pelaksanaan bakti sosial tersebut, khususnya yang menyasar pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat seperti operasi katarak.

“Ini adalah langkah positif dan kerja nyata dari berbagai yayasan dan organisasi dalam memberikan bantuan langsung kepada masyarakat. Kita tentu sangat mengapresiasi,” ujarnya.

Terkait program operasi katarak, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah memiliki program serupa meski dengan keterbatasan jumlah.

Baca Juga:Rumah Warga Rancabungur Bogor Ambruk, Bantuan Rutilahu Tak Kunjung Turun sejak 2023Modus Jual Air Mineral, Preman Berkedok Ormas di Ciamis Diringkus Polisi

Karena itu, kolaborasi dengan pihak swasta dan yayasan seperti ini menjadi langkah strategis dalam memperluas cakupan layanan.

“Dengan jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang sangat besar, tentu kolaborasi menjadi kunci untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan,” pungkasnya.

0 Komentar