Tinggal Tunggu Peresmian, BPBD Kota Bandung Siap Beroperasi!

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin saat meninjau kegiatan bazar murah di Antapani, Rabu (21/5). (Sadam Husen / JE)
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin saat meninjau kegiatan bazar murah di Antapani, Rabu (21/5). (Sadam Husen / JE)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung tinggal tunggu peresmian resmi. Hal ini diutarakan oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, saat meninjau kegiatan Bazar Murah di Kecamatan Antapani, Rabu (21/5).

“Ini kalau tidak salah, sudah tinggal rampung ya, persetujuan dari provinsi selaku pemangku kawasan, sudah, saya belum cek detail, yang katanya, expose-nya itu di bawah saya, BPPD ini,” kata Erwin kepada awak media.

Menurutnya, secara fungsi BPBD Kota Bandung telah berjalan dengan pelaksana tugas (Plt) Didi Ruswandi. Namun untuk pengesahan resmi berdirinya BPBD di Kota Kembang bakal terlebih dahulu didiskusikan dengan pihak DPRD.

Baca Juga:Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Bandung, Polisi Sita 254 Gram Barang Bukti“The Local Hawkers”: Cita Rasa Autentik Bertemu Sentuhan Elegan di Vue Palace, ARTOTEL Curated Bandung

“Tapi secara resmi ini belum diresmikan. Tapi secara fungsi sudah berjalan. Karena kemarin dibahas di DPRD juga. Nanti kalau sudah resmi secara sah, mungkin kita tempatkan di kantor masing-masing,” ujarnya.

Lahirnya BPBD, lanjut Erwin, menjadi salah satu komitmen Pemkot Bandung dalam hal mitigasi kebencanaan. Erwin berharap, upaya ini bisa menyelesaikan segala kekhawatiran terkait segala potensi bencana yang menimpa Kota Kembang.

“Jadi kita fokus menangani bencana. Jadi makanya Alhamdulillah, di saat ada bencana, harapannya (BPBD) turun beres, turun beres. Termasuk Dinsos juga,” ungkapnya.

Kedepan, Erwin menegaskan, penanganan bencana di Kota Bandung bakal menerapkan pendekatan egosentris. Yang mana, fokus penyelesaiannya bakal berpaku pada wilayah rawan dilanda bencana lewat pendekatan langsung cara penanggulangannya.

Diakui Erwin, kebiasaan baru ini bakal meninggalkan cara lama yang kerap dilakukan Pemkot Bandung dalam segi penanggulangan bencana, yang kerap melakukan pendekatan egosektoral.

“Karena begini, kami ini sekarang menerapkan bukan egosektoral, tetapi egosentris. Jadi dulu mah egosektoral, gak akan kaya dulu. Jadi kita bakal melibatkan semua OPD, yang terkait dengan kewilayahan,” pungkasnya (Dam)

0 Komentar