Mobil Nissan Dianggap Buruk dan Mogokan? Pahami Dulu Penyebabnya

Mobil Nissan Dianggap Buruk dan Mogokan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Produsen mobil Jepang cukup beragam. Kita bisa memilih dari Honda, Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Subaru, Suzuki, hingga Nissan. Jika yang dicari adalah keawetan, maka Toyota, Daihatsu, dan Suzuki menjadi pilihan utama. Jika mengutamakan prestige atau gengsi, maka Honda, Subaru, dan Mitsubishi biasanya menjadi incaran. Lantas, bagaimana dengan Nissan? Di mana posisi Nissan? Apakah termasuk yang awet, atau yang bergengsi?

Di sinilah letak kebingungannya. Karena pada kenyataannya, posisi Nissan di Indonesia saat ini cukup memprihatinkan. Bisa dikatakan, Nissan berada di ujung tanduk. Mengapa bisa demikian? Karena Nissan tidak mampu bersaing dengan merek-merek lain di setiap segmen pasar yang ada.

Mengapa tidak bisa bersaing? Salah satu jawabannya adalah karena konsumen enggan membeli mobil Nissan. Namun, apakah ini berarti kualitas mobil Nissan buruk? Tidak juga.

Baca Juga:Polemik Ijazah Palsu Jokowi dan Ancaman Pidana Penjara Bila TerbuktiSiap Meluncur, Infinix GT30 Pro Hadir dengan Tombol Gaming dan Desain RGB Menawan

Contohnya, Nissan X-Trail generasi T30, T31, hingga T32 adalah lini mobil yang menarik dan berkualitas. Nissan Serena dari generasi C23 hingga C27 juga merupakan MPV yang fungsional dan nyaman. Nissan Grand Livina dari generasi L10, L11 hingga L12 juga tidak bisa diremehkan. Bahkan Nissan March, meskipun hanya city car dengan performa standar, tetap memiliki daya tarik tersendiri berkat desainnya yang kental dengan nuansa JDM (Japanese Domestic Market).

Dari beberapa contoh di atas, apakah mobil Nissan bisa dikatakan buruk? Tentu saja tidak. Bahkan Nissan X-Trail pernah bersaing secara langsung dengan Honda CR-V, dan menurut penilaian kami pribadi, X-Trail menawarkan nilai lebih dibanding CR-V, khususnya pada tahun 2014. Saat itu, Nissan X-Trail T32 tampil jauh lebih unggul dibanding CR-V dalam hal desain, fitur, maupun interior.

Di segmen LMPV (Low Multi Purpose Vehicle), ketika mayoritas konsumen memilih Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia, Nissan justru menawarkan Grand Livina yang memiliki kualitas lebih baik dalam berbagai aspek—baik kenyamanan, performa, maupun fitur.

Lalu bagaimana dengan Nissan Serena dan March? Meskipun keduanya mungkin tidak lebih unggul dari para pesaingnya, namun sebenarnya masih cukup layak untuk bersaing di pasar Indonesia.

0 Komentar