Mengulas Kualitas Mobil Nissan Terbaru
Dari segi performa, desain, kualitas, dan aspek lainnya, sebenarnya Nissan bukanlah merek mobil yang buruk. Bahkan, bisa dikatakan bahwa Nissan berada di kelas yang berbeda dibanding Toyota. Dalam banyak kasus, Nissan bisa disejajarkan dengan Honda, bahkan terkadang berada di atas Honda dalam hal kualitas dan performa.
Namun, bagaimana dengan keawetannya? Tentu saja, mobil Nissan sama awetnya dengan mobil-mobil Jepang lainnya. Bahkan, jika dibandingkan dengan Toyota dalam penggunaan normal dan tidak ekstrem, Nissan bisa dibilang lebih awet.
Saya pernah mengalami hal ini secara langsung saat bekerja di sebuah perusahaan. Kantor tempat saya bekerja memiliki dua unit mobil operasional: satu Toyota Avanza manual dan satu Nissan Livina L11 manual. Kedua mobil ini digunakan dalam jangka waktu dan rute harian yang hampir sama, serta memiliki jarak tempuh yang kurang lebih setara.
Baca Juga:Polemik Ijazah Palsu Jokowi dan Ancaman Pidana Penjara Bila TerbuktiSiap Meluncur, Infinix GT30 Pro Hadir dengan Tombol Gaming dan Desain RGB Menawan
Dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun, kedua mobil telah menempuh jarak hampir 300.000 kilometer. Namun, dari sisi perawatan, Avanza membutuhkan perhatian lebih dibanding Livina. Avanza sudah dua kali mengganti tie rod (rack steer), sementara Livina baru satu kali. Avanza juga sudah dua kali mengganti komponen kaki-kaki, sedangkan Livina hanya sekali. Selain itu, Avanza pernah mengganti satu set ignition coil, sementara Livina belum pernah mengalami penggantian tersebut.
Dari pengalaman ini, saya menyimpulkan bahwa Nissan cukup awet. Oleh karena itu, saya pun akhirnya memilih Nissan Livina L11 sebagai mobil harian saya, ketimbang Avanza. Jadi, bagi Anda yang berpikir bahwa Nissan adalah mobil yang mudah rusak, anggapan tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya benar.
Namun, mengapa saat ini banyak yang beranggapan mobil Nissan rentan rusak? Mungkin kita pernah melihat Nissan X-Trail mogok di pinggir jalan karena overheat. Mungkin kita pernah melihat Nissan Livina terbakar, atau Nissan Serena diderek karena mengalami masalah pada sistem transmisi CVT-nya.
Apakah hal-hal tersebut bisa membantah argumen sebelumnya? Tampaknya tidak juga. Karena jika ditelusuri lebih lanjut, kasus-kasus tersebut umumnya terjadi pada mobil-mobil Nissan yang sudah cukup berumur. Misalnya, Nissan X-Trail yang mengalami overheat kemungkinan besar adalah generasi T30 atau T31, bukan T32. Nissan Livina yang terbakar biasanya berasal dari generasi L10, bukan L11. Dan untuk Nissan Serena dengan CVT bermasalah, umumnya berasal dari generasi C26.
