JABAR EKSPRES – Batu akik zamrud diklaim sebagai batu akik warna hijau terbaik dan paling dicari para kolektor.
Bahkan batu akik zamrud ini memiliki harga yang mahal, melebihi batu yang identik dengan warna hijau lainnya.
Zamrud ini tersusun dari mineral silikat beril dan warna hijaunya berasal dari campuran unsur kromium.
Baca Juga:Rekomendasi Batu Akik Penarik Rezeki, Cocok Buat PedagangPerbandingan Batu Akik Bacan vs Zamrud, Mana yang Lebih Kuat?
Sementara untuk tingkat kekerasan, batu ini berada pada skala 7,5 mohs, cukup keras meski mudah pecah.
Karena sangat banyak diburu oleh para kolektor, sehingga kalian harus hati-hati terhadap batu sintetis.
Pasalnya di pasaran ada potensi peredaran batu zamrud sintetis yang menyerupai batu zamrud asli.
Berikut ini akan dibahas terkait cara membedakan batu zamrud asli vs sintesis berdasarkan buku Mengenal Batu Mulia.
Membedakan zamrud asli vs sintetis
Di pasaran ternyata ada beberapa zamrud sintetis yang beredar, hal ini tak terlepas karena batu ini yang banyak dicari.
Batu zamrud sintetis sebagai batu tiruan ini, ternyata sudah ada sangat lama sejak tahun 1930-an.
Jumlah zamrud sintetis pun sangat banyak tersebar, sehingga bukan hal mudah untuk memiliki batu yang asli.
Baca Juga:Catat Lokasinya! Ini Dia Pameran Uang Kuno Terbesar di IndonesiaPerbandingan Batu Akik Merah Delima vs Safir, Mana yang Lebih Baik?
Setidaknya ada dua metode umum untuk membedakan antara batu yang asli dengan batu sintetis.
Ada dua alat yang dibutuhkan, yaitu senter khusus untuk memeriksa batu mulia dan lensa pembesar dengan minimal 10x.
Caranya, sorotkan cahaya senter dari bagian bawah dan lihat batu menggunakan lensa pembesar di bagain atas.
Jika ada gelombang udara yang terlihat berbentuk bulat, maka jelas bahwa batu tersebut sintetis.
Selain cara tersebut, perlu juga untuk memeriksa hal lainnya seperti kilap, berat jenis, indeks refraksi, kadar mineral, dan masih banyak yang lainnya.
Karena batu ini memiliki harga yang mahal, maka kalian harus sangat berhati-hati saat membelinya.*
