Amunisi Bekas Makan Korban, Apa Yang Mesti Dilakukan Orang Awam?

Foto:Ist. Suasana Halaman RS Pameungpeuk Kabupaten Garut saat menerima korban ledakan amunisi bekas
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemusnahan amunisi bekas dan tak layak pakai memakan korban. Sedikitnya 11 orang yang terdiri dari anggota TNI dan warga meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Sejauh ini kronologis kejadian belum didapat secara pasti dan terkonfirmasi, namun menurut pantauan suasana tim Radar Garut Jabar Ekspres Grup, kondisi ke-11 korban sudah dievakuasi di RSUD Pameungpeuk. Jika melihat kondisi kemungkinan besar korban terkena serpihan amunisi bekas yang ternyata masih aktif hingga mengakibatkan ledakan dahsyat.

Nah catatan untuk masyarakat awam yang melihat amunisi seperti granat atau peluru yang tak terpakai mesti menjauh dan waspada, karena tidak akan pernah tahu kondisi amunisi tersebut walaupun terlihat tidak aktif.

Apa yang mesti dilakukan?

Baca Juga:Siap-siap Saja, Uang Kertas Pecahan 75 Ribu Bakal Senasib Uang KunoLalamove, Memadukan Jasa Logistik Konvensional dengan Aplikasi Digital

Peluru dan bom yang sudah tidak layak pakai, terutama yang sudah tua atau rusak, dapat tetap aktif dan berpotensi meledak. Hal ini karena bahan peledak dan komponen lainnya mungkin masih aktif meskipun tidak dalam kondisi terbaik. Penting untuk menangani peluru dan bom seperti itu dengan hati-hati dan meminta bantuan dari ahli di bidang tersebut.

Penting untuk diketahui:

  • Risiko ledakan:
    Peluru dan bom yang tidak layak pakai tetap memiliki potensi meledak, terutama jika terkena benturan, gesekan, atau paparan panas. Seperti yang terjadi di Garut pagi tadi, petugas yang hendak memusnahkan pun akhirnya tetap menjadi korban.
  • Bahaya yang ditimbulkan:
    Ledakan dari peluru atau bom yang tidak layak pakai dapat menyebabkan luka serius, bahkan kematian. Kejadian baru saja terjadi di Kabupaten Garut 11 orang meninggatl di tempat.
  • Penanganan yang aman:
    Peluru dan bom yang tidak layak pakai harus ditangani oleh ahli yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam bidang tersebut. Jangan pernah mencoba untuk membongkar, memodifikasi, atau membuang peluru dan bom secara sembarangan.
  • Pentingnya laporan: Jika Anda menemukan peluru atau bom yang tidak layak pakai, segera laporkan kepada pihak berwenang, seperti polisi atau dinas terkait.

Ledakan hebat mengguncang Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Senin pagi (12/5/2025), saat proses pemusnahan amunisi tak layak pakai berlangsung. Tragedi yang terjadi pada 9.30 ini menewaskan 11 orang dan para korban langsung dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk.

0 Komentar