JABAR EKSPRES – Petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung menggagalkan upaya penyelundupan diduga narkotika jenis tembakau sintetis (sinte) yang disembunyikan di dalam makanan berupa sayur kangkung, Selasa (21/7). Barang haram tersebut diduga akan dikirim kepada seorang warga binaan.
Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Sopian, mengatakan pengungkapan kasus bermula sekitar pukul 11.00 WIB saat petugas pengamanan melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan pengunjung.
“Pada hari ini Selasa 21 Juli 2026 perlu kami sampaikan bahwasanya kurang lebih tadi jam 11.00 petugas pengamanan kami telah memeriksa seorang pengunjung dan kita menemukan barang yang kita duga narkotika,” kata Sopian saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2026).
Baca Juga:SPP Sekolah Negeri Hanya Fatamorgana, Jabar Mampu Gratiskan Hingga Swasta!Kekeringan Kian Meluas, Dari Perkampungan hingga Kawasan Perkotaan Tasikmalaya Mulai Krisis Air Bersih
Menurut dia, barang tersebut ditemukan tersembunyi di dalam makanan berupa sayur kangkung yang hendak dibawa masuk ke dalam lapas.
“Hasil penggeledahan tersebut berada di makanan yaitu sayur kangkung yang rencananya akan dikirim ke dalam,” ujarnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas menemukan 10 paket yang diduga berisi narkotika jenis sinte dengan total berat sekitar 6,5 gram.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, kita temukan barang yang kita duga narkotika yaitu jenis sinte. Tentunya sudah kita lakukan koordinasi dengan pihak Polresta dan sudah kita buka bersama-sama bahwasanya barang yang kita duga betul barang narkotika jenis sinte yang berat barangnya kurang lebih 6,5 gram sebanyak 10 paket,” ungkapnya.
Sopian menjelaskan, petugas langsung mengamankan seorang pengunjung perempuan berinisial N yang diduga membawa barang tersebut.
Selain itu, seorang warga binaan berinisial Q yang diduga menjadi tujuan pengiriman juga turut diamankan untuk kepentingan pemeriksaan.
“Kami mengamankan pengunjung wanita tersebut satu orang dengan inisial N yang rencananya barang tersebut akan dikirim ke dalam ke warga binaan. Tentunya sudah kami amankan juga dengan inisial Q,” katanya.
Baca Juga:Golkar Cianjur Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan Wahyu-Ramzi16.869 Jiwa di Tasikmalaya Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Siapkan Distribusi 100 Ribu Liter Air
Ia menambahkan, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung telah berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Bandung untuk proses penyidikan lebih lanjut karena penanganan perkara tersebut menjadi kewenangan kepolisian.
“Yang tentunya kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Polresta. Keterkaitan dengan penyidikannya akan dilanjutkan karena ini menjadi kewenangan dari pihak Polresta,” ujarnya.
