JABAR EKSPRES – Penataan kawasan belakang RSUD Wijaya Mulya menjadi perhatian Pemerintah Kota Cimahi. Wakil Wali Kota Cimahi, Adithia Yudhistira, meminta wajah belakang rumah sakit milik pemerintah itu segera dibenahi karena dinilai masih terlihat kumuh, kusam, dan belum mencerminkan fasilitas pelayanan kesehatan yang representatif.
Permintaan itu disampaikan Adithia saat meninjau langsung area belakang RSUD Wijaya Mulya, yang sebelumnya bernama RSUD Cibabat, tepatnya di kawasan yang berbatasan dengan RW 04 Kelurahan Cibabat, Kamis (23/7/2026).
Dalam inspeksi mendadak tersebut, Adithia menilai penataan kawasan tidak boleh berhenti pada bagian depan rumah sakit saja. Menurutnya, seluruh sisi bangunan, termasuk area belakang, harus memiliki kondisi yang bersih, tertata, dan memberikan kesan nyaman bagi masyarakat.
Baca Juga:Golkar Cianjur Komitmen Kawal Pelaksanaan Tatib dan Tata Beracara Baru DPRDKasus Kekerasan Anak di Tasikmalaya Masih Tinggi, Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban
Ia pun meminta manajemen rumah sakit segera melakukan pembenahan, mulai dari pengecatan bangunan hingga penataan lingkungan agar tidak lagi terkesan terbengkalai.
“Ini kan bagian belakang rumah sakit. Tolong dipulas lagi, dicat supaya lebih bersih dan terlihat bagus,” ujar Adithia saat berdialog dengan jajaran RSUD Wijaya Mulya di lokasi, Kamis (23/7/2026).
Selain menyoroti kondisi fisik kawasan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga yang tinggal di sekitar rumah sakit. Masyarakat berharap penataan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada estetika, tetapi juga mampu menyelesaikan persoalan lingkungan yang selama ini mereka hadapi.
Dalam sidak tersebut, Adithia turut menanyakan perkembangan pengerukan embung yang berada di sekitar kawasan belakang rumah sakit. Berdasarkan penjelasan pelaksana di lapangan, pekerjaan pengerukan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua pekan.
Menanggapi hal itu, Adithia meminta agar pembukaan akses di sekitar lokasi dilakukan setelah proses pengerukan benar-benar rampung. Menurutnya, langkah tersebut penting agar penataan kawasan berjalan menyeluruh dan tidak memunculkan persoalan baru di kemudian hari.
“Kalau embungnya sudah dikeruk baru dibuka. Jangan sekarang, percuma kalau belum selesai. Yang penting tahun ini semuanya harus beres,” tegasnya.
Ia optimistis seluruh pekerjaan penataan kawasan dapat diselesaikan pada tahun ini. Dengan demikian, kawasan belakang RSUD Wijaya Mulya diharapkan menjadi lebih tertata sekaligus mampu mengurangi titik sempit (bottleneck) yang selama ini menjadi perhatian.
