JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal gunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk penanggulangan sampah di wilayah pasar Kota Kembang. Hal ini sebagai tindaklanjut pengambil alihan pengelolaan imbas penumpukan sampah yang terjadi beberapa waktu lalu di Pasar Gedebage.
Kepala Bidang PPLB3 Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Salman Faruq mengungkapkan, penggunaan teknologi RDF dan kompos dimaksudkan guna mereduksi sampah yang dihasilkan di kawasan pasar.
“Jadi nanti ada mesin pengelolaan disitu gitu ya, sementara untuk sampah yang baru se
Baca Juga:Curug Halimun, Objek Wisata Alam Melegenda yang Kini Sepi PengunjungDua Malam Bersama Jenazah, Polres Ciamis Ungkap Rantai Kejahatan Pembunuhan Wanita Dibungkus Sprei di Kamar Kos
“Nah, sambil menunggu skema investasi, sudah ada investor yang berminat untuk melakukan pengelolaan sampah disana pak. Itu dengan teknologi RDF dan kompos seperti itu,” ujarnya.
Lebih lanjut, kata Salman, pihaknya kini tengah membahas terkait mekanisme kerjasama sebelum dibangunnya mesin teknologi RDF di kawasan pasar.
“Calon investornya sudah ada. Kita belum bahas lagi timelinenya ya, tapi arahan Pak Wali untuk segera, supaya tadi sampah-sampah yang baru dibahas tidak terjadi lagi (penumpukan),” pungkasnya (Dam)
