Catut Nama Perusahaan Lain, Aplikasi NEXT 15 Telan Banyak Korban yang Percaya Investasi Bodong

Aplikasi NEXT 15
0 Komentar

Saat ini, marak beredar aplikasi investasi yang patut diwaspadai. Jangan heran apabila aplikasi seperti ini terus berkembang pesat. Mereka kerap mengadakan berbagai kegiatan seperti acara makan bersama, pertemuan offline, pembagian hadiah, hingga seminar. Semua itu merupakan strategi yang umum dilakukan oleh skema Ponzi untuk menarik calon korban agar bergabung.

Bagi Anda yang sudah bergabung, harap berhati-hati. Saran kami, sebaiknya segera hentikan aktivitas di dalam aplikasi tersebut karena cepat atau lambat, aplikasi semacam ini pasti akan berakhir sebagai penipuan (scam). Dan ketika hal itu terjadi, barulah muncul banyak korban yang dirugikan.

Jangan pula terkejut jika dalam skema seperti ini terdapat oknum-oknum yang sengaja bergabung untuk menarik lebih banyak orang. Ini merupakan pola yang juga telah diterapkan oleh berbagai aplikasi Ponzi sebelumnya. Salah satu contohnya adalah aplikasi DBC, yang sempat populer dengan klaim bahwa membaca novel bisa menghasilkan uang.

Baca Juga:10 Rekomendasi Smartphone untuk Penggunaan Jangka Panjang hingga 5 Tahun LebihRekomendasi 7 HP Infinix Layar Amoled Terbaik Pek Tinggi Pada 2025

Jika Anda mencari informasi tentang DBC, akan ditemukan bahwa dulunya aplikasi ini juga sering mengadakan pertemuan, kegiatan sosial, bahkan mendirikan kantor-kantor resmi untuk meyakinkan masyarakat. Karyawan DBC saat itu diklaim bisa menghasilkan uang. Aplikasi ini bahkan sempat diliput oleh sejumlah stasiun televisi lokal seperti Delta TV, yang mempromosikan peluang penghasilan dari DBC.

Modus seperti ini sangat mirip dengan apa yang dilakukan oleh aplikasi NEXT 15. Bahkan, tidak jarang pula muncul tokoh-tokoh agama, termasuk oknum ustaz, yang bergabung dan memberikan dukungan agar terlihat meyakinkan, terutama bagi masyarakat Muslim. Padahal, jelas bahwa aplikasi semacam ini merupakan bentuk penipuan investasi bodong. Penghasilan yang diperoleh dari skema seperti ini tidak halal dan tidak membawa keberkahan.

Karena itu, jangan heran jika Anda nantinya diundang oleh banyak orang untuk bergabung ke dalam aplikasi ini. Skema semacam ini hanya berfokus pada mengajak orang sebanyak-banyaknya. Semakin banyak yang bergabung, maka usia aplikasi akan semakin panjang. Namun yakinlah, cepat atau lambat, skema seperti ini akan runtuh dan kembali memakan banyak korban.

0 Komentar