JABAR EKSPRES– Pemerintah terus mendorong digitalisasi pendidikan sebagai upaya mempercepat peningkatan kualitas belajar siswa di Indonesia.
Melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), salah satu sarana utama yang disalurkan adalah smart board atau papan belajar interaktif, yang kini mulai diperkenalkan di sejumlah sekolah dasar dan menengah.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, menyampaikan jika program ini merupakan bagian dari empat agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto di sektor pendidikan.
Baca Juga:UMKM Alas Kaki di Kota Bandung Tersenggol Kebijakan Ekspor-Impor AmerikaTegep Boots, Produk Sepatu Kulit Dari Selatan Kota yang Tembus Mancanegara
Ia menambahkan, penggunaan smart board ini bukan hanya simbolis, melainkan bagian dari distribusi luas yang akan menyasar ribuan sekolah lainnya.
Menurut Atip, program digitalisasi ini dirancang untuk membantu penguatan kemampuan literasi dan numerik siswa secara menyenangkan dan interaktif.
“Kami memperhatikan kesiapan jaringan internet dan listrik. Jangan sampai alat bantu seperti smart board tidak bekerja dengan baik,” tegasnya.
Ia menambahkan, digitalisasi ini juga disinergikan dengan program rehabilitasi fisik sekolah.
“Bapak Presiden tidak ingin ada fasilitas pendidikan yang tidak layak. Jadi, program digitalisasi ini berjalan berdampingan dengan perbaikan infrastruktur,” kata Atip.
