Pemkot Bandung Dukung Pendidikan Militer Bagi Siswa Nakal : SMA Di Bawah Kewenangan Provinsi

Ilustrasi: Siswa SMA di Kota Bandung. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Ilustrasi: Siswa SMA di Kota Bandung. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berikan dukungan terkait penerapan program pendidikan militer bagi siswa nakal jenjang sekolah menengah atas (SMA), yang bakal diberlakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut, pemberian dukungan berkenaan dengan kewenangan jenjang SMA yang dipegang oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Sehingga, pihaknya hanya tinggal menjalankan instruksi tersebut.

“Kalau untuk anak SMP, itu saya mesti review terlebih dahulu,” ujar Farhan.

Baca Juga:Dugaan Pungli di Pasar Gedebage Menguat, Wali Kota Bandung : Sedang Diselidiki!Sejumlah Atlet KBB Perkuat Daerah Lain, PTMSI Soroti Minimnya Fasilitas hingga Jaminan Kesejahteraan

“Masih banyak pertanyaan Kalau handphone gak boleh bagaimana dengan mengerjakan tugas soal yang harus secara online. Kita mesti bisa jawab dengan bijaksana juga,” tambahnya.

Sebelumnya, KDM bertekad untuk menerapkan kebijakan barunya di dunia pendidikan. Yakni mengangkut anak-anak nakal untuk dibina di barak militer.

Dirinya menegaskan, pendidikan militer yang dimaksud bukan pola pendidikan perang dan tetap melalui persetujuan orang tua. Ia menguraikan, kebijakan itu akan diambil atas dasar keresahan kondisi remaja atau anak-anak saat ini. (Dam)

0 Komentar