JABAR EKSPRES – Siapa sangka, kumpulan uang receh seribu atau dua ribu rupiah bisa menjelma menjadi dana miliaran rupiah yang mengubah hidup ribuan warga? Inilah yang terjadi di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, di mana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat berhasil mengumpulkan infak masyarakat senilai hampir Rp7 miliar hanya dalam empat bulan. Rahasianya? ‘Kencleng’, celengan kecil yang menjadi simbol kekuatan gotong royong warga.
Sejak Januari 2025, ribuan kencleng ditempatkan di rumah-rumah warga di 79 desa. Setiap bulan, kotak-kotak sederhana ini menjadi wadah ketulusan masyarakat, diisi dengan recehan Rp100 hingga sampai Rp2.000.
“Dulu, petugas harus menjemput infak ke rumah-rumah. Kini, dengan kencleng, masyarakat justru lebih antusias. Setiap tanggal 20, kami panen berkah dari celengan ini,” katanya menambahkan.
Baca Juga:Dana Hibah Jabar Pilih Kasih: Pesantren Dipangkas, Polda dan KONI Tetap KencengMacet dan Sampah Jadi PR Besar Pemkot Cimahi, Wali Kota Ngatiyana Siap Tuntaskan
Infak receh ini tidak hanya mengumpulkan angka, tetapi juga menebar harapan, dana tersebut dialokasikan untuk lima program unggulan yakni:
1. Ciamis Peduli: Membangun rumah layak huni (rutilahu) untuk keluarga prasejahtera.
2. Ciamis Cerdas: Beasiswa pendidikan bagi anak-anak kurang mampu.
3. Ciamis Sehat: Layanan pengobatan gratis untuk warga kurang mampu
4. Ciamis Sejahtera: Modal usaha bagi pelaku UMKM lokal.
5. Ciamis Agamis: Insentif bagi guru mengaji
Tahun 2024, sebelum program kencleng diluncurkan, Baznas Ciamis mengumpulkan Rp17 miliar. Namun, tahun ini, dengan sistem yang lebih partisipatif, mereka yakin angka itu akan melonjak.
