JABAR EKSPRES – Sebanyak 12 rumah di Sirnaraja Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat (KBB) rusak diterjang hujan deras disertai angin kencang, pada Jumat (18/4).
Selain rumah rusak, seorang warga asal Kampung Citatah, Desa Nangeleng, Kecamatan Cipeundeuy harus dilarikan ke rumah sakit usai terkena sambaran petir.
“Hujan deras disertai angin merusak sedikitnya 12 rumah di Desa Sirnaraja. Dengan rincian 3 rumah rusak berat, 4 rumah sedang, 5 ringan,” kata Kapolsek Cipeundeuy, AKP Suandi saat dikonfirmasi, Sabtu (19/4/2025).
Baca Juga:Soroti Pengelolaan Sampah di Bandung, Farhan Sebut Perlu Paradigma BaruKalah dari Gugatan Sengketa Lahan, Ribuan Siswa SMANSA Bandung Terancam!
Selain merusak rumah, cuaca ekstrem mengakibatkan seorang warga luka berat usai tersambar petir. Korban bernama Suarna Permana Sidik, 45 tahun itu, tumbang tak sadarkan diri kena petir saat naik perahu di perairan waduk Cirata.
“Korban dievakuasi dan langsung dibawa ke RSUD Cikalong Wetan untuk mendapatkan Perawatan. Ia mengalami luka bakar di bagian kaki kanan dan dada sebelah kiri,” jelas Suandi.
Insiden tersebut terjadi saat korban pulang menjemput 5 orang pemancing di perairan waduk Cirata. Saat hendak sampai daratan, korban yang sedang mendayung perahu tiba-tiba tersambar petir hingga ambruk dengan kondisi tubuh terbakar.
“Sedangkan 5 orang yang dijemput korban tak kena petir karena berada di dalam rumah perahu. Korban dapat diselamatkan oleh ke 5 orang yang menumpang perahu tersebut dan dibawa ke rumah sakit,” tandasnya. (Wit)
