TPS Liar Menjamur di Cimahi Usai Lebaran, DLH Gencarkan Pembersihan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Chanifah Listyarini (Dok.Jabar Ekspres)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Chanifah Listyarini (Dok.Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tumpukan sampah setinggi dua meter dan membentang lebih dari 50 meter terlihat menggunung di Jalan Joyodikromo, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat. Tumpukan itu meluber hingga menutupi sebagian bahu jalan yang berada di kawasan industri padat aktivitas tersebut.

Pantauan di lokasi pada Selasa (15/4), sampah dari berbagai jenis plastik, organik, hingga limbah rumah tangga menghiasi area itu. Sebuah papan peringatan bertuliskan ‘SELAIN WARGA RW 07 DILARANG MEMBUANG SAMPAH’ juga tampak, meski sebagian tulisannya sudah tertutup tumpukan. Satu bak pengangkut sampah ikut dibiarkan teronggok di tengah tumpukan.

Menurut Bendrik, salah seorang petugas pengangkut sampah yang ditemui di lokasi, penumpukan ini sudah berlangsung lama, terutama sejak TPA Sarimukti memberlakukan pembatasan pembuangan sampah.

Baca Juga:Realisaasi Penghapusan Piutang UMKM Didepan Mata, Tembus Rp15,5 Tiliun!WALHI Sebut Kolam Retensi Tak Cukup Atasi Banjir Bandung Timur

“Udah lama, semenjak ada aturan pembatasan sampah di sana (TPA Sarimukti) jadi menumpuk,” ujar Bendrik, Rabu(16/4/2025).

“Biasanya diangkut 5 hari sekali, sekarang seminggu sekali. Jadi 2 hari itu mau disimpen di mana? Terpaksa menumpuk di sini,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, membenarkan bahwa pembatasan pembuangan ke TPA Sarimukti berdampak langsung pada banyaknya TPS liar yang muncul.

“Dampaknya pasti ada karena setelah lebaran ini volume sampah meningkat, ritase kita dibatasi, TPS kita penuh semua. Jadi ada beberapa TPS liar, mereka asal nyimpan sampah,” ucapnya.

0 Komentar