Menko Perekonomian Nilai Pariwisata Perkuat Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato. (foto/ANTARA)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato. (foto/ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat kebijakan tarif Trump, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato nilai sektor pariwisata menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja.

Hal ini dibuktikan, di tahun 2024 Indonesia mencatat telah kedatangan lebih dari 13 juta wisatawan mancanegara. Sektor pariwisata juga menciptakan lapangan kerja bagi hampir 25 juta pekerja dan menyumbang 16,7 miliar dolar AS pada Devisa negara.

Airlangga mengungkapkan sebagian besar negara juga menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global akibat ketidakpastian tarif tersebut.

Baca Juga:Sidang Lanjutan Korupsi Bandung Smart City, Saksi Beberkan Fakta Soal Penambahan Anggaran 2022 di DishubWalhi Jabar Apresiasi Keberanian Gubernur Tutup Beberapa Wisata Perusak Alam

Airlangga mengajak seluruh delegasi untuk menikmati kekayaan kuliner Indonesia serta mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan nasional.

“Pariwisata merupakan sektor yang tidak hanya memberi manfaat ekonomi tetapi juga manfaat sosial dan budaya. Jadi, mari kita bekerja dan memanfaatkan forum ini untuk berkolaborasi. Mari kita bahas cara mempromosikan pariwisata yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, inklusivitas, sekaligus melestarikan lingkungan. Indonesia selalu berkomitmen untuk mengejar prinsip berkelanjutan dan inklusivitas dalam mengembangkan sektor pariwisata,” tuturnya.

0 Komentar