Cerita Warga saat Gempa Kota Bogor : Kopi Belum Sempat Diminum

Ist. Salah satu rumah di Kabupaten Bandung roboh usai dilanda gempa bumi dengan kekuatan 5.0 yang terjadi beberapa waktu lalu. Dok. Jabar Ekspres.
Ist. Salah satu rumah di Kabupaten Bandung roboh usai dilanda gempa bumi dengan kekuatan 5.0 yang terjadi beberapa waktu lalu. Dok. Jabar Ekspres.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Rangga (23) warga Komplek PGRI, Kedung Halang, Kota Bogor, merasakan langsung gempa yang terjadi pada Kamis (10/4) malam.

Ia bercerita, sebelum gempa berkukuatan 4,1 magnitudo itu, ia tengah santai sejenak diatas rumah lantai dua miliknya.

Selain merasakan gempa, Rangga bersama kelurganya pun mendengar suara gemuruh yang keluar dari dasar tanah.

Baca Juga:Fenomena Urbanisasi Pasca Lebaran Meningkat, Disnaker: Masyarakat Kabupaten Bogor Prioritas Utama! Labkes Kota Bandung Raih Akreditasi Paripurna, Pelayanan Didorong Tetap Terjangkau

Bahkan, pasca gempa dangkal yang lokasi di Kota Bogor ini, Rangga tak nyenyak tidur, kwatir gempa susulan datang.

Gempa dengan magnitudo 4,1 itu terletak pada koordinat 6.62 LS dan 106.8 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 2 km Tenggara Kota Bogor pada kedalaman 5 kilometer.

“Laporan yang masuk ke kami 14 rumah, itu rata-rata dingdingnya retak dan ada juga plafon yang copot,” tuturnya.

Berdasarkan data yang diterima BPBD Kota Bogor dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ada tiga kali gempa terjadi di wilayah Kota Bogor.

“Info yang kami terima dari BMKG kalo tidak salah pukul 23.00 WIB itu ada yang magnitudo 1,9, 1,7, dan 1,6 kurang lebih 3 kali gempa,” pungkasnya.

0 Komentar