Melansir Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, TPT pada tahun 2024 berada di angka 7,34 persen dibanding pada 2023 di angka 8,47 persen. Singkatnya mengalami penurunan sebesar 1,13 persen.
“Artinya ada pengangguran 210 ribu berdasarkan hasil dari survey BPS,” jelasnya.
Diketahui, Disdukcapil Kabupaten Bogor mengungkapkan, pendatang baru yang datang ke Bumi Tegar Beriman tidak sampai 100 orang.
Dia melanjutkan, bagi pendatang baru untuk membawa Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI) dari Disdukcapil asal.
Baca Juga:Labkes Kota Bandung Raih Akreditasi Paripurna, Pelayanan Didorong Tetap TerjangkauKesenian Sunda Kian Mendunia, Reak Diperkenalkan dalam Film Cosmic Balance yang Tayang Perdana di Denmark
“Yang penting yang bersangkutan membawa SKPWNI surat keterangan pindah warga negara indonesia dari disdukcapil asal,” kata Kadisdukcapil Hadijana.
Dalam catatan Jabar Ekspres, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan, Kabupaten Bogor menerima siapapun untuk datang ke Bumi Tegar Beriman.
Diketahui, sering kali terjadi fenomena urbanisasi untuk meningkatkan kualitas hidup maupun memperoleh peluang ekonomi yang lebih baik seusai hari raya Idulfitri.
Ia menjelaskan, pelaku urbanisasi mesti memiliki tujuan jelas dan memiliki kemampuan. Sebagai contoh, dirinya mengatakan, kegiatan wirausaha menjadi peluang di Kabupaten Bogor.
“Siapapun yang datang di Kabupaten Bogor kita terima dengan baik kita pastikan, memiliki tujuan yang pasti tujuan yang jelas punya kemampuan Kabupaten Bogor berwirausaha tentunya warga Bogor, adalah masyarakat yang ramah dan baik,” kata Rudy di area Pakansari, Jumat (28/3) lalu.
