Lebih lanjut, Febie menuturkan kondisi ketenagakerjaan dari segi upah. Menurutnya, Cimahi kalah saing dibandingkan daerah industri seperti Karawang dan Bekasi.
“Di Karawang dan Bekasi, UMK cukup tinggi untuk standar Jawa Barat. UMK Cimahi tahun 2025 hanya Rp3,8 juta, sementara di Karawang dan Bekasi bisa mencapai hampir Rp6 juta,” ujar Febie.
Secara persentase, angka pengangguran di Cimahi memang tampak tinggi karena luas wilayahnya yang kecil. Febie mencontohkan, meski Kota Cimahi memiliki sekitar 30 ribu pengangguran, jumlah ini tampak besar karena basis populasi yang lebih sedikit dibandingkan daerah lain.
Baca Juga:Klarifikasi Samsat Soreang Soal Kericuhan Layanan Pembayaran Pajak, Sebut Ada Miskomunikasi!Wajib Belanja ke Pasar Tradisional, ASN Cimahi Dapat Kelonggaran Kerja di Hari Jumat
“Bandingkan dengan Bandung atau Kabupaten Bandung, mereka punya pengangguran sekitar 120 ribu orang. Tapi karena penduduknya jauh lebih banyak, persentase penganggurannya lebih kecil,” jelasnya. (Mong)
