Libur Lebaran 2025, Sektor Wisata Kabupaten Bandung Masih Jadi Primadona Wisatawan

5 Rekomendasi Wisata Alam Bandung, Dijamin Bisa Ngilangin Penat!
Kawah Rengganis (pinterest/travelciwidey)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Libur panjang Idulfitri 2025 membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Bandung. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mencatat adanya kenaikan jumlah wisatawan dibandingkan dengan periode Lebaran tahun lalu, meskipun kenaikannya tidak terlalu besar.

Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Kabupaten Bandung, Vena Andriawan, mengatakan bahwa wilayah selatan seperti Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali (Pacira), serta Pangalengan masih menjadi destinasi favorit para pelancong.

Ia menyebut kunjungan ke Pacira dan Pangalengan mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.

Baca Juga:Dugaan Markup Proyek Puskesmas DTP Cimanggung Sumedang Harus Diusut Tuntas, Suryadinata: Bukan Masalah Sepele!Rentan Intimidasi, Warga Sukahaji Harap Sengketa Lahan Cepat Terselesaikan

“Jumlah wisatawan ke dua kawasan itu naik dibandingkan Lebaran sebelumnya,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (9/4/2025).

Vena menjelaskan bahwa saat ini Pangalengan mulai mencuri perhatian sebagai magnet baru pariwisata di Kabupaten Bandung.

Menurutnya, daerah tersebut memiliki banyak pilihan destinasi menarik, mulai dari Sungai Rahong, Situ Cileunca, hingga Nimo Highland.

Sementara itu, kawasan Pacira dinilai unggul karena memiliki destinasi yang besar dan sudah terkenal, seperti Kawah Putih dan Rancaupas.

“Objek wisata di Pangalengan memang kecil-kecil, tapi jumlahnya banyak,” jelasnya.

Vena juga menyoroti dampak positif dari pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna.

Ia menyatakan bahwa perbaikan jalan secara langsung berkontribusi terhadap meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Pangalengan.

“Infrastruktur itu kunci. Ketika akses jalan membaik, otomatis orang akan lebih tertarik datang,” kata Vena.

Baca Juga:Angin Segar Bagi Para Tenaga Pendidik Honorer di Kota BandungTugu Adipura Rusak, Pemkot Dinilai Abai pada Lambang Prestasi

Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas jalan yang dilakukan sejak 2024 terbukti efektif mendongkrak minat investasi dan pertumbuhan sektor pariwisata.

Vena optimistis perbaikan infrastruktur akan terus berjalan. Ia menargetkan seluruh ruas jalan di Kabupaten Bandung rampung dalam tiga tahun ke depan.

“Insya Allah tahun ini beberapa titik lagi diselesaikan,” ujarnya.

Lebih jauh, ia juga menyinggung dampak ekonomi dari kemajuan pariwisata, terutama bagi masyarakat setempat.

Peningkatan daya beli dan tumbuhnya sektor pertanian dan jasa diyakini dapat membantu menekan angka kemiskinan dan stunting di wilayah Pangalengan.

Dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Vena mengungkapkan bahwa Pangalengan menargetkan pemasukan sebesar Rp6,9 miliar tahun ini.

Ia optimistis target tersebut bisa tercapai karena dalam satu bulan terakhir saja tercatat ada 48 wajib pajak baru.

0 Komentar