Menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi, kebutuhan bahan pokok diperkirakan meningkat. Oleh karena itu, Pemkot Cimahi memastikan dukungan penuh agar program ini tidak terganggu.
“Kalau misalnya tidak ada kepedulian dari wali kota atau wakil wali kota, mungkin saja ini bisa dihentikan anggarannya,” kata Maria.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi, Hella Haerani, menambahkan distribusi beras SPHP dalam program ini mencakup 15 kelurahan dengan alokasi sekitar 400 bag per kelurahan.
Baca Juga:Tok! Sidang Paripurna Sepakati RUU TNI jadi Undang-UndangWujudkan Toleransi, Vihara Dhanagun Bogor Bukber dan Santuni 400 Anak Yatim
“Justru kuota yang sekarang malah lebih banyak, naik 9 ton, dari 30 ton sekarang menjadi 39,5 ton,” ujarnya.
Hella juga menegaskan bahwa seluruh distribusi dikoordinasikan melalui kelurahan, dengan harga tetap terjangkau bagi masyarakat.
“Program Sibesti ini sudah mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah pusat. Di Kota Cimahi, program ini dinilai sangat baik,” kata Hella.
Ia memastikan bahwa program ini akan terus berjalan dan tetap dilaksanakan setiap Kamis di akhir bulan.
“Ini akan rutin dilakukan agar masyarakat bisa terus merasakan manfaatnya,” tandasnya. (Mong)
