Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkot Cimahi Upayakan Tambah Kuota Program Beras Murah

Petugas saat Mendistribusikan Beras SPHP ke Kelurahan. (Mong / Jabar Ekspres)
Petugas saat Mendistribusikan Beras SPHP ke Kelurahan. (Mong / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Cimahi berencana menambah kuota beras untuk program Sibesti, meskipun tengah melakukan efisiensi anggaran. Program yang digelar rutin setiap Kamis di akhir bulan ini dinilai memiliki dampak signifikan bagi masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Saat ini, kuota beras yang disalurkan dalam program tersebut meningkat menjadi 39,5 ton dari sebelumnya 30 ton. Beras yang didistribusikan ke 15 Kelurahan merupakan beras SPHP Bulog dengan kemasan 5 kilogram.

“Ini program yang harus kita pertahankan. Jadi, untuk efisiensi pun, salah satunya dialihkan ke sini,” ujar Pj Sekretaris Daerah Cimahi, Maria Fitriana, saat ditemui di Pemkot Cimahi, Kamis (20/3/2025).

Baca Juga:Tok! Sidang Paripurna Sepakati RUU TNI jadi Undang-UndangWujudkan Toleransi, Vihara Dhanagun Bogor Bukber dan Santuni 400 Anak Yatim

Menurut Maria, program Sibesti menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena manfaatnya yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan adanya distribusi beras murah ini, diharapkan masyarakat bisa lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokoknya, sekaligus menekan potensi inflasi di wilayah Cimahi.

“Program ini betul-betul berpihak kepada masyarakat, dan masyarakat merasa terbantu,” ucapnya.

Namun, ia menekankan kelancaran distribusi juga menjadi faktor penting dalam keberlangsungan program ini, sehingga penting untuk memastikan agar distribusi berjalan lancar.

“Karena sudah dekat dengan Kota Cimahi, kita didahulukan. Program ini memang sudah cukup baik, dan di tingkat provinsi juga dinilai baik,” jelasnya.

0 Komentar