JABAR EKSPRES – Baznas telah menetapkan target penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp 545 miliar sepanjang bulan Ramadan 2025.
Pimpinan Baznas, Rizaludin Kurniawan, mengungkapkan bahwa berbagai perencanaan telah disusun untuk mengoptimalkan penghimpunan ZIS di bulan penuh berkah ini.
“Kami akan memaksimalkan seluruh kanal penghimpunan, baik fisik maupun digital,” ujar Rizaludin.
Baca Juga:Viral Aksi Balap Liar di Soreang Bandung, Pelaku ‘Kucing-kucingan’ dengan PolisiTunggu Aturan Resmi Gubernur, Disdik Cimahi Larang Study Tour dan Pungutan Apapun di Sekolah
Sebagai bentuk motivasi, target penghimpunan ini dipasang di atap kantor Baznas, dengan tujuan memberikan semangat kepada petugas amil Baznas.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Ramadan menjadi momentum penting bagi penghimpunan zakat, yang mencakup zakat harta, penghasilan, hingga zakat fitrah.
Dengan tema “Cahaya Zakat”, Baznas berharap agar setiap orang yang membayar zakat, infak, atau sedekah selama Ramadan dapat merasakan keberkahan dan cahaya Allah dalam hidup mereka.
Selain itu, Rizaludin juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung Baznas, dengan dana yang terkumpul sebagian besar digunakan untuk program beasiswa pendidikan, yang diharapkan dapat mengubah penerima zakat menjadi pembayar zakat di masa depan.
Di sisi lain, Baznas juga terus mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina, khususnya Gaza, sepanjang Ramadhan.
Melalui program Food Security dan layanan konseling psikososial, bantuan senilai total Rp 6,11 miliar telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pokok warga Gaza dan memberikan dukungan psikologis bagi mereka yang terdampak konflik.
“Ramadan ini fokus di Gaza. Karena ada kesepakatan kerja sama dengan UNRWA,” kata Wakil Ketua Baznas Mokhamad Mahdum.
Baca Juga:Mediasi Berjalan, Disnaker Cimahi Upayakan Solusi untuk Buruh Korban PHK PT BapintriKick Off MBG Untuk Bumil dan Balita, DPRD Kota Bogor Siap Dukung Program Mendukbangga
Menurutnya, Program Food Security, yang berfokus pada pengiriman bahan pangan seperti gandum, mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 3,65 miliar. Selain itu, Baznas juga menyalurkan dana sebesar Rp 2,46 miliar untuk layanan psikososial yang melibatkan warga setempat.
“Kita libatkan warga setempat di Gaza untuk memberikan layanan psikososial. Mereka kami bayar,” tuturnya.
Selain bantuan pangan dan psikososial, Baznas juga mengirimkan pakaian hangat untuk membantu warga Gaza yang sedang menghadapi musim dingin.
