Masjid Salman Rasidi, Rumah Ibadah Unik Berkonsep Leuit atau Lumbung Padi di Soreang

Masjid Salman Rasidi, Masjid Unik Berkonsep Leuit atau Lumbung Padi di Soreang. Foto Agi / Jabar Ekspres
Masjid Salman Rasidi, Masjid Unik Berkonsep Leuit atau Lumbung Padi di Soreang. Foto Agi / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Masjid Salman Rasidi yang terletak di Desa Sekarwangi, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, memiliki keunikan tersendiri dalam segi arsitektur. Tidak seperti masjid pada umumnya yang memiliki kubah, masjid ini justru mengusung konsep lumbung padi atau leuit.

Ketua Harian DKM Masjid Salman Rasidi, Andri Mulyadi, menjelaskan bahwa konsep tersebut diambil karena mayoritas masyarakat sekitar berprofesi sebagai petani.

“Jadi untuk Lumbung Padi ini atau leuit ini, karena memang tentu karena di sekitar sini itu kan masyarakat agraris. Sehingga memiliki filosofi yang sangat tinggi karena rata-rata di wilayah sini adalah mereka bercocok tanam, terutama padi,” ujarnya saat ditemui Selasa (4/3/2025).

Baca Juga:Bandung Hadapi Tantangan Drainase, Pemerintah Susun Blueprint Pengendalian BanjirPembangunan Lingkar Majalaya jadi Sorotan saat Tinjau Banjir Cidawolong, Bupati Bandung: Saya Sampaikan Langsung ke Pak Gubernur

Tak hanya itu, Andri menambahkan jika lumbung padi juga mempunyai filosofi berhemat dan memperhatikan lingkungan sehingga disimbolkan seperti itu.

Bahkan, pada 19 April 2020, masjid ini sudah mulai digunakan untuk salat Jumat pertama kalinya.

Bangunan masjid didominasi warna abu-abu dengan bagian depan yang dihiasi kaca-kaca besar. Ruang utama untuk shalat terletak di lantai dua, sedangkan lantai pertama digunakan untuk berbagai aktivitas lainnya.

“Desain masjid ini sangat memperhatikan lingkungan. Ventilasi dan pencahayaan alami membuat jemaah merasa nyaman dan khusyuk dalam beribadah,” kata Andri.

Dengan ukuran masjid sekitar 15 x 15 meter dan total area pelataran 19 x 20 meter, masjid ini mampu menampung hingga 400 jemaah.

Selain ruang salat, Masjid ini juga mempunyai fasilitas lainnya seperti AC, tempat parkir luas, serta air minum gratis. Tak hanya itu, keberadaannya yang strategis juga menjadikan masjid ini sebagai tempat transit bagi wisatawan yang akan menuju kawasan Ciwidey.

0 Komentar