Perbaikan Jalan Dimulai, Pemkot Bandung Minta Warga Aktif Melapor

Petugas memperbaiki jalan berlubang di Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Rabu (26/2). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Petugas memperbaiki jalan berlubang di Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Rabu (26/2). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memulai program perbaikan jalan dengan menambal lubang di Jalan Ibrahim Adjie dan Jalan Nyland, Rabu (26/2/2025).

Program ini menjadi langkah awal dalam penanganan infrastruktur jalan di Kota Bandung, yang akan berlangsung secara berkelanjutan.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan bahwa perbaikan jalan adalah prioritas utama pemerintah daerah.

Baca Juga:Kasus Dugaan Oplosan Pertamax Memantik Amarah Warga, Pemerintah Diminta Tegas!Terganjal Efisiensi, Pemkab Bandung Barat Berikan Fasilitas Penunjang Kepala Daerah Secara Bertahap

“Kami tidak ingin ada lagi jalan berlubang yang membahayakan masyarakat. Infrastruktur menjadi salah satu skala prioritas kami agar warga Bandung bisa tinggal dengan nyaman,” kata Erwin saat membuka program tersebut.

Untuk mempercepat respons, Pemkot Bandung menyiapkan unit reaksi cepat melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

Warga yang menemukan jalan rusak, trotoar berlubang, atau infrastruktur bermasalah bisa melaporkannya langsung melalui hotline di 0821 2333 5304.

Jika dalam 2-3 hari tidak ada tindak lanjut, warga juga dapat menyampaikan keluhan langsung dalam program Jumahan, yaitu sesi diskusi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota setiap Jumat setelah Salat Jumat.

Selain perbaikan jalan, Pemkot Bandung juga mengajak warga aktif melaporkan berbagai permasalahan infrastruktur lain, seperti Penerangan Jalan Umum (PJU), Perawatan Pohon dan Ruang Hijau, dan Pengelolaan Sungai dan Infrastruktur Pendukung.

Pemkot Bandung juga meminta DSDABM menyisir sungai-sungai yang rawan longsor atau mengalami kerusakan, seperti kirmir yang jebol.

Dengan adanya sistem pelaporan itu, Pemkot Bandung berharap masyarakat lebih aktif berpartisipasi dalam pengawasan infrastruktur, sehingga perbaikan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Baca Juga:Diterpa PHK Jelang Ramadan, Ratusan Buruh PT Bapintri Berjuang Demi Hak PesangonIni Penjelasan Komisi IV DPRD Bandung Barat Soal Kosongnya Sekretariat saat Buruh Demo

Menurut Erwin, program ini bukan sekadar seremonial, tetapi komitmen jangka panjang. “Kami ingin menjadi pemimpin yang benar-benar bekerja untuk kemaslahatan masyarakat Kota Bandung. Tidak ada program 100 hari, karena kami akan bekerja setiap hari,” pungkasnya.

0 Komentar