Antisipasi Kenaikan Harga Komoditas Pangan, Kemdagri Perintahkan Pemda Segera Gelar OP

Ilustrasi pedagang pasar tradisional. (Dok/Jabar Ekspres)
Ilustrasi pedagang pasar tradisional. (Dok/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Harga komoditas pangan di sejumlah wilayah mulai mengalami kenaikan harga sejak memasuki pekan ketiga di bulan Februari ini, atau menjelang bulan Ramadan yang jatuh pada 1 Maret 2025 mendatang.

Menyikapi hal itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Tomsi Tohir meminta agar pemerintah daerah (Pemda), segera menggelar operasi pasar guna menjaga stabilitas harga komoditas pangan.

Sementara itu, khusus untuk bawang putih yang 99 persen berasal dari impor, ia menyebut bahwa masalah utamanya berada di tahap distribusi. Namun, kata dia, ketika komoditas tersebut masuk maka harga seharusnya bisa stabil.

Baca Juga:Seriusi Permasalahan Sampah, Pemkot Bandung Targetkan 430 Ton Perhari Selesai Lewat Metode Ini!Ledakan Pengunjung Pasca-Pandemi, Saung Angklung Udjo Bangkit

Untuk itu, pihaknya meminta agar Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan distribusi komoditas impor dilakukan dengan baik, terutama menjelang Idul Fitri nanti.

Selanjutnya, dia juga meminta stakeholders terkait, termasuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), untuk turun ke lapangan agar memahami dinamika harga di daerah masing-masing.

Dalam pantauannya melalui rakor inflasi yang dilakukan setiap Senin, masih ada pejabat daerah yang belum turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi pasar. Untuk itu, ia pun berharap TPID segera bergerak cepat dan memastikan pelaksanaan tugas dengan baik.

0 Komentar