Tingkatkan Potensi, Desa Lengkong Bandung Beri Warga Pendidikan Gratis untuk Bentuk SDM Berkualitas

Ilustrasi: Tampak bagian depan potret Kantor Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. (Yanuar/Jabar Ekspres)
Ilustrasi: Tampak bagian depan potret Kantor Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. (Yanuar/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, menjadi daerah transisi alias lokasinya berbatasan antara wilayah Kabupaten Bandung dengan Kota Bandung.

Peralihan dari daerah pertanian, pembangunan di Desa Lengkong membuat masyarakatnya harus menghadapi tantangan perkembangan kondisi.

Sekretaris Desa (Sekdes) Lengkong, Mulki Abdul Aziz mengatakan, secara geografis wilayahnya merupakan daerah perbatasan dengan kota besar.

Baca Juga:Rindu Kampung Halaman? Yuk Nostalgia Ramadan di Taman Safari Bogor!Retret di Magelang Jadi Momen Berharga Bagi Dedie Rachim dan Kepala Daerah Lainnya, Ini Kata Mendagri!

“Potensi tidak terbatas hanya di lahan pesawahan atau ternak. SDM (Sumber Daya Manusia) juga termasuk potensi, yang perlu dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya,” terangnya.

Mulki menjelaskan, seiring waktu sampai saat ini, banyak warga Desa Lengkong yang sudah beralih profesi menjadi pekerja di Kota Bandung.

“Dulu para orangtuanya petani, sekarang anak-anaknya menjadi pekerja di Kota Bandung. Ini yang membuat kita mempunyai program untuk meningkatkan SDM sebagai potensi di wilayah,” jelasnya.

Menurut Mulki, dengan jenjang pendidikan minimal setara SMA, dapat meningkatkan pengetahuan serta kemampuan warga menjadi lebih baik.

“Untuk mengikuti potensi, mengadakan kesetaraan. Desa Lengkong jadi etalase Kabupaten Bandung, sehingga visi misi kita yakni program mengembangkan SDM,” bebernya.

Mulki mengungkapkan, sampai sekarang ini, sedikitnya sudah ada 80 warga yang ikut program Sekolah Paket dalam satu angkatan.

Adapun sejak pertama program Sekolah Paket digaungkan, Desa Lengkong sudah melaksanakan tiga kali angkatan, sehingga total warga yang mengikuti kesetaraan pendidikan sebanyak 240 orang.

0 Komentar