Investasi Batal Rp 300 Triliun, Gara-gara Harga Gas Bumi Naik?

investasi di Indonesia sepertinya akan berada masa sulit. batal menanamkan modalnya di Indonesia gara-gara Harga Gas Bumi Tertentu ( HGBT )
investasi di Indonesia sepertinya akan berada masa sulit. batal menanamkan modalnya di Indonesia gara-gara Harga Gas Bumi Tertentu ( HGBT )
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perkembangan investasi di Indonesia sepertinya akan berada masa sulit. Sebab dalam rapat bersama Kemenko Perekonomian, terungkap ada Rp 300 triliun investasi yang akhirnya batal menanamkan modalnya di Indonesia gara-gara Harga Gas Bumi Tertentu ( HGBT )

Investor tersebut sudah membeli lahan namun batal membangun pabrik. Masalahnya adalah tidak adanya kepastian mengenai suplai gas bumi yang belu merata di Indonesia.

Hal ini dikatakan Sekjen Kemenperin Eko S.A. Cahyanto ketika rapat bersama menteri perekonomian dalam membahas masalah kenaikan harga gas bumi tertentu ( HGBT )

Baca Juga:Saldo Dana Gratis Rp 220.000 dari Aplikasi Penghasil Uang Nyata, Gak Pake Lama!Misteri Mobil Alphard Putih RI 24 yang Terobos Jalur Busway Ternyata Menteri ini Pemiliknya!

Pemerintah sendiri berencana akan menaikan HGBT untuk sektor industri menjadi US$ 7 per MMBTU. Akan tetapi masalah ini justru menimbulkan pembatalan investasi.

Penerimaan HGBT untuk kalangan industri juga tidak merata, padahal sudah dalam aturan sudah ada 7 sektor industri yang dapat pasokan.

“Ini akan terus kami bahas, kawasan Industri harus mendapatkan HGBT. Bukan hsebatas 7 sektor saja, tapi untuk seluruh kawasan industri,” ujar Eko kepada wartawan di kantor Kemenperin, Kamis (6/2/2025).

Untuk 7 sektor industri yang menadapatkan di antaranya adalah petrokimia, oleokimia, baja, keramik, sarung tangan karet, gelas kaca, dan industri pupuk.

Meski begitu, Eko mengaku, industri tersebut belum semuanya nendapatkan kuota HGBT. Sehingga perlu waktu untuk mendapatkannya agar bisa di suplai,

HGBT bisa disalurkan dengan merata jika sudah ada kebijakan pengadaan infrastruktur untuk memasok HGBT. Dan jika ini dilakukan maka ivestasi akan mendapat kepastian.

Eko mengakui, ada beberapa kawasan Industri di luar Jawa yang tidak mendapatkan pasokan HGBT. Sehingga membatalkan investasi.

Baca Juga:Aplikasi Penghasil Uang Lokal ini, Diklaim Terbukti Bisa Tarik SALDO DANA Rp 150.000Bocoran Oppo Find N5 Ponsel Lipat Paling Tipis di Dunia!

Sementara itu, Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar mengatakan, sejauh ini kuota HGBT untuk Industri hanya diberikan 40 persen sampai dengan 45 persen. Itu pun masih tergantung pada PGN. (yan).

0 Komentar