JABAR EKSPRES – Pengamanan jalur alternatif puncak sebagai antisipasi menghadapi joki jalanan atau pak ogah, yang kerap kali memeras wisatawan untuk menghabiskan waktu long weekend di kawasan Puncak.
Adanya Pak Ogah tersebut, mereka acap kali mematok harga yang tidak wajar kepada para wisatawan untuk memberikan jasa penunjuk jalan di kawasan Puncak, hingga viral di media sosial.
Kasatlinmas Desa Sukamahi, Fahrudin (52) mengamankan jalur alternatif bersama satuannya di sepanjang jalur alternatif puncak yakni, Jalan Cikopo Selatan dan Jalan Letnan Suryanta.
Baca Juga:Hari Pertama Long Weekend, Kawasan Puncak Tampung 30 Ribu KendaraanHeboh! Warga Cigadung Dibuat Resah soal Adanya Babi Ngepet Berkeliaran
Oleh karena itu, pemberlakuan pengamanan tersebut, kata dia, berdasarkan rapat koordinasi dengan aparat penegak hukum seperti Polsek Cisarua, Polsek Megamendung, Koramil Cisarua, dan Kecamatan Megamendung.
“Kita memberikan arahan kalau memang ada warga/wisatawan yang menuju ke puncak untuk diarahkan kemana kemananya sesuai dengan jalur yang sudah tersedia yang kita jaga sepanjang jalan alternatif,” ucapnya.
Adapun, jika joki jalanan kedapatan sedang melakukan aktivitasnya, satlinmas akan memberikan teguran secara halus.
“Kalau memang dia (joki jalanan) ngotot, ngeyel. Baru kita ambil tindakan laporkan ke pihak yang berwajib,” pungkasnya.
