JABAR EKSPRES – Pendapatan Asli Daerah PAD) Kota Cimahi sepanjang tahun 2024 mencatat hasil menggembirakan dengan capaian Rp500.746.884.793, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp429.118.724.612.
Kinerja luar biasa ini menunjukkan surplus sebesar Rp71.628.160.181 atau 16,69 persen lebih tinggi dari target awal.
“Tren PAD setiap tahun alhamdulillah ada peningkatan dan selalu lampaui target. Termasuk di tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Ronny.
Sebagai perbandingan, realisasi PAD pada tahun 2023 hanya mencapai Rp425.618.307.001.
Baca Juga:Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jabar Gelar Rapat Harmonisasi 4 Raperwal Kota BanjarKurangi Sampah 200 Kg Setiap Hari ke TPA, Pasar Ciluar Budidayakan Magot
Menurut Ronny, pertumbuhan pad yang positif ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk intensifikasi penagihan dan pengawasan pajak daerah, yang melibatkan kerja sama dengan instansi lain, termasuk Aparat Penegak Hukum.
Selain itu, ekstensifikasi pajak melalui penggalian potensi baru juga berkontribusi signifikan.
“Kita juga meningkatkan ekstensifikasi dengan menggali potensi-potensi baru pajak daerah,” imbuhnya.
Ronny juga menyebutkan, perubahan regulasi seperti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022, Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023, Perda Kota Cimahi Nomor 8 Tahun 2023, dan Perwali Kota Cimahi Nomor 6 Tahun 2024, turut memberikan dampak positif melalui kenaikan tarif pajak daerah tertentu.
Peningkatan kepatuhan wajib pajak sebagai hasil dari kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pajak yang intensif, serta program pengurangan PBB pada awal tahun, juga disebut sebagai langkah strategis yang berhasil meningkatkan penerimaan.
“Adanya perubahan (kenaikan) tarif beberapa jenis pajak daerah,” katanya.
Ronny menambahkan, PAD yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini akan digunakan untuk pembangunan fisik maupun nonfisik di Kota Cimahi.
“Tentunya kami akan terus berupaya dan berinovasi agar PAD ini terus meningkat. Dengan menggali potensi yang ada, baik dari pajak daerah, retribusi daerah, maupun sumber-sumber PAD lainnya,” tutup Ronny. (Mong)
