Menatap Tahun 2025, OJK Peringatkan Bank untuk Perkuat Manajemen Risiko

Kepala eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. (Foto/ANTARA)
Kepala eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. (Foto/ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) peringatkan industri perbankan untuk senantiasa terus perkuat manajemen resiko salah satunya dengan penguatan permodalan dan menjaga coverage cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) yang memadai dalam menatap tahun 2025.

Kepala eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan OJK terus mendorong perbankan untuk menatap tahun 2025 dengan penuh keyakinan dan optimisme.

Berdasarkan data terakhir dari OJK per Oktober 2024, kinerja intermediasi perbankan tetap kuat. Hal ini dapat terlihat dalam pertumbuhan kredit (bank umum) sebesar 10,92 persen yoy pada Oktober 2024. Bahkan, penyaluran kredit UMKM juga tercatat tetap tumbuh, yakni sebesar 4,76 persen yoy.

Baca Juga:Hadiri Puncak Fest, Menbud RI Minta Tahun Depan Lebih Meriah dan Banyak Penampilan BudayaNurunnisa Setiawan Dukung Acara Puncak Fest, Sebut UMKM Lokal Bisa Terdongkrak

Tidak hanya bank umum, perbankan Syariah juga telah mencatatkan kinerja yang baik. Aset perbankan Syariah tercatat tumbuh 12,50 persen yoy. Selain itu, penyaluran pembiayaan tumbuh 13,4 persen yoy yang diikuti dengan pertumbuhan DPK sebesar 10,43 persen yoy.

Kondisi permodalan bank Syariah tetap kuat, dengan CAR sebesar 25,9 persen atau jauh di atas threshold. OJK memperkirakan bank Syariah akan mengalami dinamika yang positif terkait implementasi spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) dan konsolidasi perbankan Syariah.

0 Komentar