10 Kondisi Tidur yang Jadi Sinyal Tubuh Kamu Dalam Fase Stress

ILUSTRASI Kondisi tidur saat tubuh memberikan sinyal stress. (freepik)
ILUSTRASI Kondisi tidur saat tubuh memberikan sinyal stress. (freepik)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kalau sedang stress mending dibawa tidur, ungkapan ini sepertinya menjadi solusi bagi orang yang sedang mengalami stress, namun sesungguhnya, di saat seseorang stress, tubuh tidak bisa dibohongi, karena di saat tidur pun tubuh akan menunjukkan sebuah tanda atau sinyal bahwa sedang dalam kondisi stress.

Hal ini diungkapkan seorang ahli praktisi holistik bersertifikat dari Massachusetts bernama Dr. Mary Beth Ayer. Dia mengungkapkan, saat seseorang stress, akan mengalami pola tidur yang buruk, yang bisa memberikan banyak informasi tentang keseimbangan hormon seseorang.

“Bangun tidur tapi masih merasa lelah bisa sangat menjengkelkan. Itu sering kali terkait dengan hormon stres yang tidak seimbang,” ujar Dr. Ayer.

Baca Juga:Daftar Pakai WA Langsung Cair Saldo DANA Gratis Rp450.000Perayaan Tahun Baru Dalam Pandangan Islam Menurut Hadist

Selain merasa lelah padahal baru bangun tidur, ada beberapa tanda atau sinyal kain yang ditunjukkan oleh tubuh saat mengalami stress.
Dr. Ayer memaparkan 10 tanda atau sinyal yang dapat menunjukkan kadar kortisol (stress) yang mungkin sedang tinggi, di antaranya :

1. Sering terbangun antara pukul 3-4 pagi.
2. Mengalami mimpi intens dan penuh tekanan.
3. Bangun tidur dalam kondisi berkeringat.
4. Pikiran terus berputar sebelum tidur.
5. Merasakan nyeri di bahu, leher, atau pergelangan tangan saat bangun.
6. Mengantuk sepanjang hari tetapi sulit tidur saat malam tiba.
7. Sering gelisah dan membolak-balikkan badan saat tidur.
8. Menggertakkan gigi ketika tidur.
9. Merasa kepanasan di tempat tidur.
10. Bangun tidur dengan perasaan sangat lelah.

Jika mengalami tiga atau lebih dari tanda-tanda ini, Dr. Ayer menyarankan untuk segera memeriksakan kadar hormon stres dan mengambil langkah untuk menyeimbangkan kortisol.

Salah satu tips praktis dari Dr. Ayer adalah mengonsumsi kombinasi protein, lemak sehat, dan karbohidrat ringan sekitar satu jam sebelum tidur.

Misalnya, makan yogurt Yunani, selai kacang, dan pisang. Kombinasi ini membantu menstabilkan gula darah dan mempersiapkan tubuh untuk tidur lebih nyenyak.

 

0 Komentar