Dukung UMKM, Helvi: Minta Peninjauan Ulang Pajak Barang Impor

Ilustrasi pajak barang impor. (iStock)
Ilustrasi pajak barang impor. (iStock)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza mendukung produk lokal terutama UMKM agar bisa bersaing di pasaran. Untuk itu, ia mengimbau kementerian meninjau ulang pajak masuk barang impor.

Pasalnya, kata dia, barang-barang impor yang masuk ke Indonesia kerap dibanderol dengan harga relatif lebih rendah. Sehingga menjadi pilihan masyarakat, alih-alih produk lokal dan UMKM.

“Sehingga daya saing dari sisi harga juga meningkat,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjut dia, pelaku UMKM juga harus memiliki semangat Lidin. Yaitu loyalitas, integritas, disiplin, dan inovasi. Pelaku usaha harus loyal kepada konsumen, dengan menjaga kualitas produk mereka, meskipun permintaan meningkat.

Baca Juga:Siap Bahas UMK 2025, Disnaker Cimahi Tunggu Formulasi Resmi dari KemenakerKukuh Tolak Lawan Tom Aspinall, Jon Jones: Tentu, Panggil Saya ‘Bebek’

Menurutnya, saat ini pemerintah melalui dinas-dinas di daerah juga menginventarisasi pengusaha UMKM, yang dikelompokkan berdasarkan klasternya. Mulai dari pertanian, fashion, makanan, atau ekonomi kreatif untuk diberikan penanganan masing-masing.

“Karena tiap klaster berbeda treatmentnya. Kami berharap sesuai arahan Presiden Prabowo semua kerja layani masyarakat mulai dari bawah,” ucapnya.

0 Komentar