Pasalnya menurut Bey, saat ini total utang pinjol warga Jabar mencapai Rp18,6 triliun dengan jumlah rekening penerima pinjaman aktif lebih dari 5 juta.
Maka guna menekan hal ini Bey menuturkan perlu adanya literasi keuangan masyarakat. “Literasi keuangan kepada masyarakat harus terus diperkuat karena itu jadi salah satu sebab mereka terjerat pinjol ilegal,” pungkasnya.(San).
