JABAR EKSPRES – Calon Wakil Wali Kota Cimahi nomor urut 2, Adithia Yudhistira, menyoroti berbagai persoalan yang masih membayangi sektor pendidikan di Kota Cimahi.
Bersama pasangannya, Ngatiyana, Adithia mengusung lima program unggulan yang dirancang untuk memperbaiki kualitas pendidikan sekaligus mendorong prestasi siswa di kota tersebut.
Salah satu yang disoroti Adithia adalah infrastruktur sekolah yang dianggap perlu diperbaiki untuk memberikan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa.
Baca Juga:Merasa Membaik, Rodri Bersikeras Ingin Tampil Musim IniJelang Akhir Tahun, Stabilitas Pangan Jadi Sorotan Khusus DKPP Jabar
“Kami ingin memastikan bahwa semua sekolah di Cimahi memiliki akses internet yang memadai,” ujar Adithia belum lama ini.
Melalui program Cimahi School Connectivity, pasangan calon ini berencana menyediakan akses internet gratis di seluruh sekolah dasar dan menengah dengan bekerja sama dengan penyedia layanan internet.
Selain itu, Adithia juga akan mengalokasikan anggaran khusus untuk renovasi sekolah-sekolah yang infrastrukturnya masih belum memadai.
Adithia juga menyoroti pentingnya perbaikan rasio guru-murid yang ideal serta peningkatan kualitas pengajaran.
“Kami akan merekrut lebih banyak guru melalui program rekrutmen tahunan, dan memastikan distribusi guru yang lebih merata di seluruh daerah, termasuk di daerah-daerah yang masih kekurangan tenaga pengajar,” jelasnya.
Adithia menambahkan, ia juga akan mengadakan pelatihan rutin bagi para guru agar mereka mampu memperbarui metode pengajaran dan mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran.
Selain itu, Adithia memperhatikan aspek kesehatan mental siswa melalui Cimahi Mental Health School Program.
Baca Juga:Tak Berizin dan Buang Limbah Sembarangan, PT Inti Daging Jaya di KBB DisegelTekan Angka Kenakalan Remaja, Satpol PP Kota Bogor Luncurkan Program Skuter di Lingkungan Sekolah
Program ini bertujuan menyediakan layanan konseling keliling secara berkala di sekolah-sekolah, dengan mempekerjakan konselor profesional yang bisa diakses oleh siswa untuk masalah kesehatan mental.
“Kesehatan mental siswa sering kali terabaikan, padahal ini penting untuk mendukung mereka dalam belajar dan berprestasi,” tuturnya.
