JABAR EKSPRES – Pengamat Politik Universitas Padjadjaran Firman Manan turut berkomentar mengenai debat publik perdana Pilkada Jawa Barat. Menurutnya, debat masih belum ideal karena kurang penajaman perbedaan ide gagasan dari para paslon.
Menurut Firman, kegiatan yang digelar KPU Jawa Barat itu masih belum debat.
Misal di sesi kedua dan ketiga, ada pertanyaan dari panelis tapi kurang untuk di elaborasi antar paslon. “Waktu juga 45 detik. Sulit juga bagi paslon menjelaskan,” tuturnya.
Baca Juga:Terjadi Peningkatan Aktivitas Vulkanik, 3 Gunung di Sulut Berstatus SiagaKevin Diks Resmi Perkuat Timnas Lawan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Firman turut menduga ada kekhawatiran psikologis dari paslon untuk ovensif atau memberikan serangan. Mereka khawatir malah menimbulkan sentimen negatif. Layaknya pengalaman debat pilpres.
Debat Pengaruhi Pemilih Rasional hingga Tradisional
Dengan melihat debat yang biasa – biasa saja maka paslon yang sudah unggul akan lebih diuntungkan. Karena sajian debat yang terjadi kurang mempengaruhi pemilih.
