JABAR ESKPRES – Ofie Laim, desainer fesyen asal Bandung yang dikenal dengan kecintaannya pada kain etnik, telah menempuh perjalanan panjang dan penuh liku dalam meraih kesuksesan. Sempat jatuh bangun dalam kariernya, kini ia berhasil membawa karya wastra Nusantara hingga ke kancah internasional, Jumat (27/9/24).
Wastra itu sendiri umumnya terbuat dari kain yang ditenun atau diberi motif khas, dan memiliki makna budaya serta simbolik. Beberapa contoh wastra tradisional Indonesia adalah batik, songket, ulos, dan kain tenun.
Namun, bekerja untuk orang lain bukanlah tujuan Ofie. Pada 2005, setelah cukup berpengalaman, ia memutuskan untuk membuka butik sendiri yaitu butik baju seragam, ia menerima pesanan mulai dari seragam kantor, bank dan rumah sakit.
Baca Juga:Silaturahmi ke Ketua MUI Kota Bandung, Arfi Rafnialdi Dinasihati untuk Berantas Bank EmokKPU Bandung Barat Resmi Tetapkan Kampanye Rapat Umum, Ini Jadwalnya
Meski sempat merasa kecewa, ia tidak menyerah. Dengan sigap, Ofie mengalihkan fokusnya ke penjualan daring. “Di butik, dalam tiga bulan hanya bisa menjual 2 baju, tapi di online, sehari bisa terjual 10 baju. Karena penjualan online laku keras, ya sudah, saya bertahan sampai sekarang di sana, butik di Dago ditutup” jelasnya.
