Status Siaga, Pemkot Cimahi Siapkan Pasokan Air Bersih Antisipasi Kemarau

Ilustrasi musim kemarau/Istimewa/
Ilustrasi musim kemarau/Istimewa/
0 Komentar

CIMAHI, JABAR EKSPRES – Memasuki musim kemarau, Pemerintah Kota Cimahi bergerak cepat untuk mengantisipasi potensi kekurangan air bersih. Dalam upaya ini, kapasitas pasokan air baku dari Sungai Cimahi telah ditingkatkan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi, Endang, menyatakan produksi air bersih dari BLUD Air Minum Kota Cimahi kini mencapai 80 liter per detik, mengalami peningkatan dari sebelumnya yang hanya 50 liter per detik.

Kapasitas ini dinilai cukup untuk melayani kebutuhan air 5.939 sambungan rumah (SR) yang tersebar di Kota Cimahi.

Baca Juga:Kaesang Sudah Urus Sejumlah Surat, PN Jaksel: untuk Pencalonan Wagub JatengPastikan RUU Pilkada Batal Disahkan, Sufmi Dasco: yang Berlaku Putusan MK!

“Aman untuk pasokan air baku karena sisa debit masih cukup besar,” jelasnya.

Selain itu, Endang mengungkapkan kapasitas sambungan rumah (SR) yang dilayani oleh SPAM masih bisa ditingkatkan hingga mencapai 7.000 SR. Saat ini, dengan penambahan 1.300 pelanggan baru, jumlah pelanggan yang terhubung ke jaringan BLUD Air Minum Cimahi telah mencapai 5.700 SR.

“Kami belum menetapkan status tanggap darurat bencana kekeringan, karena kondisinya belum terlalu parah. Masih dalam status siaga,” ujar Fitriandy.

Selain itu, saat ini BPBD bersama BLUD Air Minum terus berkoordinasi untuk mendistribusikan bantuan air bersih ke wilayah yang terdampak.

0 Komentar