Berkat Progam Padat Karya, Angka Pengangguran di Citeureup Cimahi Alami Penurunan

Doc. Sejumlah Warga di Kekurahan Citeureup Sedang Beraktivitas dalam Program Padat Karya (Mong/Jabar Ekspress)
Doc. Sejumlah Warga di Kekurahan Citeureup Sedang Beraktivitas dalam Program Padat Karya (Mong/Jabar Ekspress)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, berhasil menekan angka pengangguran secara signifikan melalui program padat karya.

Awalnya, jumlah pengangguran di wilayah ini tercatat sebanyak 1.411 orang, namun kini turun menjadi 930 orang.

Lurah Citeureup, Rusli Sudarmadi, menyebut, penurunan angka pengangguran ini dicapai melalui implementasi program padat karya yang dilaksanakan secara rutin oleh masyarakat melalui RT dan RW setempat.

Baca Juga:Stabilisasi Ketahanan Pertanian, Pemkot Cimahi Salurkan 118 Ton Pupuk BersubsidiSoal Groundbreaking Legok Nangka, Bey Machmudin Akan Minta Penjelasan dari Menko Marves

“Launching padat karya tingkat kelurahan Citeureup diadakan serentak mulai tanggal 5 Agustus 2024. Mudah-mudahan akhir bulan Agustus bisa selesai,” kata Rusli saat ditemui wartawan, Rabu (7/8).

Rusli menegaskan, pentingnya kolaborasi dengan pemerintah kota hingga tingkat wilayah, seperti RT dan RW, untuk terus menekan angka pengangguran.

“Kami tidak hanya fokus pada padat karya, tetapi juga kegiatan lainnya seperti ‘One RW One Product’, yang melibatkan pendampingan dan pelatihan bagi pelaku usaha mikro,” ungkap Rusli.

Dengan target penurunan angka pengangguran yang lebih besar lagi, Rusli berharap bahwa hingga tahun depan, angka pengangguran di Citeureup bisa terus ditekan.

“Mudah-mudahan di tahun depan, ini juga sudah mendekati (penurunan) sekitar 40% dan mudah-mudahan bisa bertambah lagi,” harapnya.

Sementara itu, Ketua RT 07 RW 09, Dede Setiawan, mengatakan, mayoritas masyarakat yang mengikuti program padat karya adalah pemuda yang sedang mencari pekerjaan atau menunggu panggilan kerja.

“Sebetulnya, ini para pemuda yang sedang atau masih menunggu panggilan kerja. Jadi mereka dilibatkan dulu di padat karya ini,” kata Dede.

Baca Juga:Korban Penembakan di Bogor Masih Kritis, Pelaku Diancam 12 Tahun PenjaraTingkatkan Keamanan Lingkungan, Pemkot Cimahi Tambah 615 Titik Penerangan Jalan

Dede juga menyebutkan bahwa warga yang telah dibina dan dilatih dalam usaha mikro juga akan dilibatkan dalam kegiatan UMKM, sehingga perputaran ekonomi masyarakat bisa terjaga.

“Sehingga perputaran ekonomi masyarakatnya juga ada bagi mereka yang menganggur,” tandasnya.

Dengan berbagai program ini, Kelurahan Citeureup optimistis dapat terus menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya. (Mong)

0 Komentar