Selain itu, Budhi menjelaskan, saat simulasi dilakukan dengan empat nama bacalon wali kota, hasilnya menunjukkan Dikdik mendapatkan 44,0% suara, sementara Ngatiyana memperoleh 21,5%.
“Pada simulasi tiga pasangan, Dikdik memimpin dengan 50,2% suara dibandingkan Ngatiyana yang hanya memperoleh 26,2%. Terakhir, pada simulasi dua pasangan calon, Dikdik meraih 56,3% suara, sementara Ngatiyana hanya mendapatkan 28,9%,” terang Budhi.
Sementara pada simulasi head to head atau dua nama calon wali kota, Dikdik meraih 54,1% suara, sementara Ngatiyana hanya memperoleh 30,3%.
Baca Juga:3 Mantan Kadis ESDM Didakwa Korupsi Timah, Rugikan Negara hingga Rp300 TriliunAkui Keunggulan Popov, Langkah Ginting Terhenti di Fase Grup Olimpiade Paris 2024
“Melihat hasil survei tersebut, nama Dikdik Suratno Nugrahawan selalu unggul dibandingkan calon dan pasangan lainnya,” tandas Budhi. (Mong)
