JABAR EKSPRES – Dokter forensik RS Bhayangkara TK II Medan dr Ismurizal SpF mengungkapkan bahwa Rico Sempurna Pasaribu yang merupakan wartawan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meninggal karena terbakar.
‘’Keempat korban masih hidup sebelum meninggal terbakar. Mereka menghirup material kebakaran dikuatkan dengan ditemukan jelaga di dalam tubuh korban,’’ ujar Ismurizal di Medan, Selasa (9/7) dikutip dari ANTARA, Rabu (10/7).
‘’RS Bhayangkara Medan menerima jenazah korban dari Polres Tanah Karo dengan kondisi seperti itu,’’ ucapnya.
Baca Juga:Kementerian ESDM Serahkan Kasus Tambang Emas Ilegal di Ketapang ke KejaksaanKPK Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi PLN Unit PLTU Bukit Asam
‘’Metode pengungkapan kasus seperti ini, laboratorium forensic dikenal dengan scientific crime investigation (SCI). Pengungkapan secara ilmiah,’’ ucap jenderal bintang tiga tersebut.
Sebelumnya, Polda Sumut telah menangkap dua orang dengan inisal RAS dan YT yang diduga pelaku pembakaran rumah wartawan Rico Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kabupaten Karo.
Agung mengatakan pelaku yang ditangkap bertindak sebagai eksekutor. Tersangka tersebut pun melakukan tindakan kejahatan sebagaimana rekaman kamera pengawas closed-circuit television (CCTV) menangkap pergerakan mereka ke lokasi rumah korban.
