Intip Produksi UMKM Ecoprint Kota Bandung, Ramah Lingkungan dan Hasilkan Produk Bernilai Jual Tinggi

SEJUK : Teti Herlina menunjukkan kain hasil ecoprint yang diproduksinya, Kamis (27/6).(Hendrik Muchlison)
SEJUK : Teti Herlina menunjukkan kain hasil ecoprint yang diproduksinya, Kamis (27/6).(Hendrik Muchlison)
0 Komentar

JABAR EKSPRES, BANDUNG – Ecoprint kian mempesona. Teknik pewarnaan yang memanfaatkan bahan alami itu bukan sekedar kampanye ramah lingkungan, tapi bisa menghasilkan produk bernilai jual tinggi.

Seperti produk-produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) T&T Pernique Craft. Salah satu UMKM di Kota Bandung besutan Teti Herlina.

Intip Produksi UMKM Ecoprint Kota Bandung, Ramah Lingkungan dan Hasilkan Produk Bernilai Jual Tinggi

Teti menceritakan, dirinya mulai menggeluti teknik pewarnaan ramah lingkungan itu sejak 2018 lalu. Mulanya, ia ikut pelatihan yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) seputar pewarnaan alami. “Di situ dikenalkan tentang ecoprint,” katanya, Kamis (27/6).

Baca Juga:OJK Sorot Pinjol Ilegal di Jabar, Bahaya Privasi Mudah DiretasUpdate Kepokmas, Harga Cabai Kini Sentuh Rp78 Ribu Perkilo

Dari tahap pembersihan itu, kain bisa masuk ke tahap pencetakan. Tentunya kain sudah dibersihkan dan dijemur sampai kering. Kain dibentangkan dan kemudian aneka daun atau tumbuhan tinggal ditata sesuai selera.

“Kalau saya suka motif abstrak, daun dan tumbuhan ditata tak beraturan. Tapi ada juga yang ditata simetris. Sesuai selera,” jelasnya.

0 Komentar