JABAR EKSPRES – Lima remaja yang sempat viral karena mengejek anak-anak Palestina di sebuah restoran kini mengungkapkan penyesalan mereka dan berjanji tidak akan mengulangi tindakan serupa.
Video viral ejekan tersebut yang diunggah secara spontan, telah menuai reaksi keras dari masyarakat dan mendorong para remaja tersebut untuk meminta maaf secara terbuka.
Ia juga berjanji akan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Baca Juga:Benarkah Jus Daun Pepaya Bisa Sembuhkan DBD? Ini PenjelasannyaApakah Aplikasi Goldshort itu Investasi Bodong?
Tidak hanya pengunggah video, remaja lain yang terlibat juga menyampaikan permohonan maaf secara bergantian dalam video tersebut.
Mereka menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dimaksudkan untuk menghina atau melecehkan siapa pun.
“Saya di sini meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas tindakan tidak terpuji yang telah saya lakukan. Saya benar-benar tidak berniat untuk menghina apalagi melecehkan satu pihak tertentu,” kata salah satu remaja.
Sebagai respons terhadap masalah ini, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta memberikan sanksi wajib lapor selama satu minggu kepada para remaja tersebut.
Selama periode ini, mereka diharuskan melapor ke guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah masing-masing untuk menerima pembinaan.
“Atas tindakan tersebut, beberapa langkah yang akan kami lakukan saat ini yaitu, pertama untuk para siswa wajib lapor ke sekolah ke guru BK, dan selama satu minggu kita akan lakukan pembinaan kepada siswa-siswa tersebut,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Budi Awaluddin.
