Puluhan Rumah di Bandung Barat Porak Poranda Disapu Angin Puting Beliung

Pegugas lapangan BPBD KBB, Suheri saat melakukam asesment lokasi bencana angin puting beliung di Kecamatan Saguling. Dok BPBD KBB
Pegugas lapangan BPBD KBB, Suheri saat melakukam asesment lokasi bencana angin puting beliung di Kecamatan Saguling. Dok BPBD KBB
0 Komentar

JABAR EKSPRES – 29 rumah di dua desa Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat rusak akibat tersapu angin puting beliung, pada Sabtu 4 Mei 2024 pukul 15.00 WIB.

Petugas lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Heri Suheri mengatakan, dua desa yang tersapu angin puting beliung tersebut terjadi di Kampung Lebak Muncang, Desa Cikande, dan Kampung Cidekul, Desa Cipangeran, Kecamatan Saguling.

“29 rumah rusak, dan satu fasilitas umum seperti masjid pun rusak,” kata Suheri saat dikonfirmasi, Minggu (5/5/2024).

Baca Juga:Proyek Underpass Cibiru Molor, Sekda Jabar Sebut Progres Masih Tahap AdministrasiKPU Bandung Barat Buka Pendaftaran Bacalon Bupati Jalur Perseorangan

Ia menjelaskan, di Kampung Lebak Muncang, Desa Cikande, setidaknya terdapat 19 rumah dan satu masjid mengalami kerusakan terdampak angin puting beliung tersebut. Sebanyak dua rumah diantaranya mengalami rusak berat.

Sementara itu, di lokasi kedua yakni Kampung Cidekul RT 2 RW 4, Desa Cipangeran, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat setidaknya ada 11 rumah yang terdampak angin puting beliung.

“Total yang mengalami kerusakan akibat bencana angin puting beliung ini 30 unit,” terangnya.

Ia menyebut, peristiwa angin puting beliung terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi menerjang kawasan tersebut.

“Kejadian itu terjadi ketika hujan deras disertai angin kencang sekitar pukul 15.00 WIB,” paparnya.

Ia menambahkan, selain puluhan rumah rusak akibat tersapu angin puting beliung. Bencana ini pun menumbangkan satu pohon dengan ukuran besar.

“Berdasarkan asessment di dua desa, sebagian besar mengalami kerusakan di bagian atap (genteng atau asbes) terbang jatuh,” katanya.

Baca Juga:Banyak Terima Keluhan PPDB, Arsan Janji Cari Solusi753 Kilogram Sampah di Sungai Ciliwung Bogor Terkumpul dalam Sekejap

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini warga terdampak sebagian mengungsi ke tempat lebih aman untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Sebagian warga mengungsi terlebih dahulu ke rumah keluarga karena memang sebagian rumah masih dalam tahap perbaikan pasca bencana. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi bencana yang bisa datang setiap saat.

“Untuk situasi cuaca seperti saat ini, masyarakat diimbau untuk tetap waspada karena bencana bisa datang kapan saja,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar